Bazar UMKM di Makassar, Wujud Komitmen BUMN Perkuat Ekonomi Lokal

Minggu, 27 Oktober 2024 - 15:56 WIB
loading...
Bazar UMKM di Makassar,...
Kementerian BUMN berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat ekonomi lokal dengan Bazar UMKM, di antaranya di Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/Abdoellah Nicolha
A A A
MAKASSAR - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat ekonomi lokal salah satunya melalui Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kegiatan yang digelar di Makassar ini bertujuan untuk memperluas akses pasar dan memberikan peluang bagi pelaku UMKM, khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca juga: Bazar UMKM BerKRIYAsi Digelar di Sarinah Jakarta, Pamerkan Produk Kerajinan Tangan

Pemimpin Wilayah Makassar PT Pegadaian, Edwin S Ingkiriwang, mewakili BUMN penyelenggara menyampaikan terima kasih dan bangga telah menjadi bagian dari Bazar UMKM Untuk Indonesia BerKRIYAsi.

"Ini adalah langkah bersama BUMN di bawah inisiasi Kementerian BUMN dalam mendukung pengembangan UMKM yang telah terbukti menjadi salah satu kekuatan di dalam menopang perekonomian nasional," kata Edwin dikutip Minggu (27/10/2024).



Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menjelaskan, pemerintah pusat melalui BUMN memiliki dukungan yang nyata untuk dapat meningkatkan dan membina para pelaku usaha UMKM di Indonesia.

Dia menyebutkan, ada tiga hal dukungan yang diberikan BUMN kepada para pelaku UMKM. Di antaranya, pertama, dukungan pembinaan dan pelatihan kepada UMKM.

Baca juga: Bazar Produk Lokal di Banyuwangi Bukti Kebangkitan UMKM

"Di mana BUMN saat ini melakukan pelatihan dan pembinaan melalui 250 rumah BUMN di seluruh Indonesia. Selain itu ada juga beberapa BUMN menyelenggarakan program-program inkubasi kalau mereka itu belum punya rumah BUMN," ungkapnya.

Poin kedua, kata Loro, dukungan pembiayaan dari BUMN khususnya dari Himbara (Himpunan Bank' Milik Negara) dan juga non Himbara yang memiliki program penyaluran pembiayaan, seperti Pegadaian dan PNM (Permodalan Nasional Madani).

"Dukungan nyata yang ketiga, yakni dukungan perluasan pemasaran yang telah disiapkan BUMN melalui platform Pasar Digital (Padi) UMKM yang dapat menjadi ruang pertemuan antara penjual dan pembeli. Dimana saat ini ada 93 BUMN yang dapat melihat produk-produk UMKM dalam platform digital tersebut," pungkasnya.

Saat ini seluruh pelaku UMKM ini bersemangat untuk menghasilkan produk, akan ntapi peluangnya terbentur ketika terdapat dua hal.

"Yang pertama terkait dengan pemasaran, dan yang kedua terkait dengan akses ke lembaga pembiayaan," ujar Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman.

Jufri menjelaskan, banyak kredit usaha rakyat yang tidak mensyaratkan banyak hal, tetapi masyarakat atau pelaku ekonomi ini tidak punya waktu untuk mengurus berbagai hal untuk memenuhi persyaratan dari lembaga pembiayaan.

Sehingga, kata Jufri, pemerintah ataupun stakeholder terkait harus mendukung upaya pengembangan UMKM dengan membuka dan memperluas akses pasar.

"Itu suatu keniscayaan dan apa yang dilakukan oleh pegadaian dan beberapa BUMN (selaku penyelenggara kegiatan) untuk mendukung upaya ini. Ini bagian dari upaya kita memperluas akses pasar, sehingga pada saatnya nanti itu akan membangun kemandirian para pelaku UMKM," pungkasnya.

Keenam BUMN Penyelenggara menghadirkan 86 UMKM yang menampilkan ragam produk kerajinan khas Makassar, Toraja, dan beberapa daerah lain.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi...
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi Kakek Mujiran: BUMN Harus Hadir untuk Rakyat
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Kang Cucun Tinjau Program...
Kang Cucun Tinjau Program BSPS di Kabupaten Bandung, Soroti Kendala Lahan BUMN
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas UMKM, Pedagang Warung di Indonesia Dapat Perlindungan Usaha
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved