AQUA Paparkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Pasuruan

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 15:20 WIB
loading...
AQUA Paparkan Hasil...
Azwar Satrya dari Danone AQUA (kiri) menyerahkan hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan kepada Kepala DLH Pasuruan Taufikhul Ghony. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
PASURUAN - Danone AQUA melalui PT Tirta Investama, Pabrik Pandaan (AQUA Pandaan) menggelar Seminar Hasil Kajian Kerjasama Riset Sumber Daya Air Tanah di Daeral Aliran Sungai (DAS) Kedunglarangan. Seminar menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Montpellier, Perancis.

Kegiatan ini dihadiri seluruh pemangku kepentingan dan pemanfaat air di Pasuruan. Mulai Forum DAS Pasuruan, pengelola Taman Hutan Rakyat, dinas terkait, komunitas pegiat lingkungan, perusahaan di Pasuruan, akademisi, dan media.

Kajian ini untuk memahami siklus air di DAS Kedunglarangan meliputi daerah resapan, perubahan tata guna lahan, dan neraca air tanah. Data-data dan Kesimpulan kajian tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah dan tahapan konservasi juga bisa menjadi dasar bagi pengembangan pertanian bagi seluruh Masyarakat Pasuruan, khususnya di lereng timur Gunung Arjuno. Baca juga: Mengintip Kisah Perjalanan AQUA Beriringan dengan Melestarikan Lingkungan

Water Resources, Science & Process Technology Director Danone Indonesia Azwar Satrya mengatakan, pengelolaan DAS secara kolektif merupakan langkah penting karena bisa memberikan dampak nyata yang luas juga. Hal ini juga sekaligus menyelaraskan semua pemangku kepentingan di satu kawasan.

”Penelitian kami mulai sejak tahun 2020 dengan tantangan situasi Pandemi, Bersyukur proses kajian ini bisa dilalui dengan baik dengan dukungan semua pihak," kata Azwar.

“Kajian ini juga merupakan wujud kontribusi AQUA Pasuruan berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui basis keilmuan, upaya tersebut juga menjadi pijakan semua pihak untuk bisa bersinergi. Tak lupa kami juga mengajak semua pemanfaat air di Pasuruan untuk bisa mewujudkan pengelolaan DAS dengan lebih bijak air di masa mendatang,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony mengatakan, kajian lingkungan secara kelimuan seperti ini bisa jadi dasar kuat dalam menentukan kebijakan yang sesuai kebutuhan. “Kami telah berupaya mengembangkan kebijakan lingkungan yang mengatur industri untuk berkontribusi pada upaya konservasi. Selain itu juga mewujudkan sistem pembayaran jasa lingkungan hidup. Peran serta semua pihak diperlukan,” ujarnya.

“Jangan lupa bahwa dengan adanya Forum DAS, Pasuruan menjadi satu-satunya pemda yang inovatif dalam hal pengelolaan sumber daya air . Semoga hasil kajian ini bisa menjadi komitmen bersama untuk menguatkan pelestarian lingkungan, khususnya di DAS Kedung larangan,” tambah ketua Forum DAS Kabupaten Pasuruan ini.

Patrick Lachassagne dari Universitas Montpellier menyampaikan hasil kajian studi bersama ini dapat mengetahui daerah resapan. Mencakup sejumlah desa seperti Tretes, Prigen, Pecalukan, Ledug, dan Dayurejo di ketinggian 500-3.300 meter. Baca juga: DLH Pasuruan Gandeng PPLI dan DESI Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

Dengan mengetahui daerah resapan, maka dapat diketahui juga cadangan air tahunan pada zona tengah. Termasuk mata air utama seperti PDAM Plintahan, Toyoarang, dan Durensewu dan sumur bor yang banyak digunakan industri.

Saat ini, daerah resapan menghasilkan 1.200 liter air per detik, dengan 670 liter per detik mengalir dari mata air. Namun, penggunaan sumur bor meningkat 200% dari 2010 hingga 2020. Mencapai 560 liter per detik, yang terbagi untuk tekstil, manufaktur, dan industri lainnya (54%), AMDK (21%), PDAM (13%), hotel dan perumahan (8%), serta air isi ulang (4%). Dengan manajemen air tanah yang baik, tren ini bisa distabilkan untuk menjaga keseimbangan sumber daya air bagi semua pihak.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Dukung Pameran MAX 2026,...
Dukung Pameran MAX 2026, Pupuk Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Biru
Menuju Penghentian Total...
Menuju Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu
Pramono Larang Tempat...
Pramono Larang Tempat Penampungan Sementara Sampah di Badan Sungai
Kebijakan Presiden Cabut...
Kebijakan Presiden Cabut Izin Perusahaan Tunjukkan Keberpihakan pada Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Bali
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Rekomendasi
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved