Politik Adu Domba Kaisar Yung Lo Picu Perang Berdarah Paregreg di Kerajaan Majapahit
Jum'at, 18 Oktober 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Tindakan itu merugikan kesatuan dan memecah belah kesatuan negara Majapahit. Demikianlah bagi Majapahit hubungan dengan Cina lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Akibat pemberian stempel kepada Raja Suwarnabhumi.
Hal itu menimbulkan ketegangan antara Suwarnabhumi dan Majapahit, yang baru dapat diselesaikan pada tahun 1397.Setelah Suwarnabhumi berhasil ditundukkan, ibu kotanya dipindahkan ke Ku Kang, artinya Sungai Lama.
Baca juga: Nyali Komandan Belanda Ini Ciut usai Cokrodiwiryo Tewas Ditebas Pangeran Diponegoro
Yang dimaksud dengan Ku Kang ialah Palembang. Namun pada waktu itu akibat peperangan Majapahit telah kehabisan nafas, tidak lagi mempunyai orang kuat yang dapat diangkat sebagai wakil Majapahit di Palembang.
Akibatnya administrasi negara bawahan Palembang terlantar. Dengan bantuan beberapa ribu orang pengikutnya Liang Tau-ming yang berasal dari Kanton, berhasil menguasai Palembang.
Ketegangan di internal Kerajaan Majapahit itu ditemukan Laksamana Cheng Ho dari China ketika berkunjung ke Majapahit. Cheng Ho menyaksikan bahwa, pada waktu itu sedang timbul ketegangan antara Kerajaan Barat dan Kerajaan Timur.
Hal itu menimbulkan ketegangan antara Suwarnabhumi dan Majapahit, yang baru dapat diselesaikan pada tahun 1397.Setelah Suwarnabhumi berhasil ditundukkan, ibu kotanya dipindahkan ke Ku Kang, artinya Sungai Lama.
Baca juga: Nyali Komandan Belanda Ini Ciut usai Cokrodiwiryo Tewas Ditebas Pangeran Diponegoro
Yang dimaksud dengan Ku Kang ialah Palembang. Namun pada waktu itu akibat peperangan Majapahit telah kehabisan nafas, tidak lagi mempunyai orang kuat yang dapat diangkat sebagai wakil Majapahit di Palembang.
Akibatnya administrasi negara bawahan Palembang terlantar. Dengan bantuan beberapa ribu orang pengikutnya Liang Tau-ming yang berasal dari Kanton, berhasil menguasai Palembang.
Ketegangan di internal Kerajaan Majapahit itu ditemukan Laksamana Cheng Ho dari China ketika berkunjung ke Majapahit. Cheng Ho menyaksikan bahwa, pada waktu itu sedang timbul ketegangan antara Kerajaan Barat dan Kerajaan Timur.
Lihat Juga :