Kisah Menegangkan Mardi Rambo Jalankan Misi Kopassus di Bosnia hingga Minum Kubangan Air Kuda
Rabu, 16 Oktober 2024 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Soegito Perintahkan Luhut Pandjaitan Cari Makanan saat Peristiwa Malari
Kisah menarik lainnya dialami Mayor Umar dalam penugasan ke Darfur, Sudan. Perwira Kopassus yang tergabung dalam Kontingen Garuda United Nations African Mision in Darfur (UNAMID) ini berangkat ke Sudan dalam misi perdamaian dunia.
Foto/Ist
"Waktu itu saya ditugaskan untuk ke Darfur, Sudan. Penugasan mulai 5 September 2008 sampai kembali ke Tanah Air 6 September 2009. Tepat setahun," kenang Umar dikutip dari buku “Kopassus untuk Indonesia” pada Rabu (16/10/2024).
Kala itu, Darfur merupakan salah satu daerah bergejolak di Sudan. Berbagai aksi kekerasan berupa pemerkosaan dan pembunuhan terjadi. Selain itu anak-anak diculik untuk dijadikan budak.
Kelompok milisi kerap menyerbu perkampungan warga Afrika yang berujung pembunuhan terhadap kaum pria dan pemerkosaan pada perempuan.
Hingga akhirnya penduduk sangat trauma dan tertekan. Lelaki memilih tinggal di rumah karena kalau sampai tertangkap pasti akan dibunuh. Sedangkan perempuan khawatir diperkosa.
Umar ditugaskan di sektor barat Darfur dengan Ibu Kota El-Zenina. Dia menjadi satu-satunya pasukan asal Indonesia yang berada di sektor barat Darfur.
Kisah menarik lainnya dialami Mayor Umar dalam penugasan ke Darfur, Sudan. Perwira Kopassus yang tergabung dalam Kontingen Garuda United Nations African Mision in Darfur (UNAMID) ini berangkat ke Sudan dalam misi perdamaian dunia.

Foto/Ist
"Waktu itu saya ditugaskan untuk ke Darfur, Sudan. Penugasan mulai 5 September 2008 sampai kembali ke Tanah Air 6 September 2009. Tepat setahun," kenang Umar dikutip dari buku “Kopassus untuk Indonesia” pada Rabu (16/10/2024).
Kala itu, Darfur merupakan salah satu daerah bergejolak di Sudan. Berbagai aksi kekerasan berupa pemerkosaan dan pembunuhan terjadi. Selain itu anak-anak diculik untuk dijadikan budak.
Kelompok milisi kerap menyerbu perkampungan warga Afrika yang berujung pembunuhan terhadap kaum pria dan pemerkosaan pada perempuan.
Hingga akhirnya penduduk sangat trauma dan tertekan. Lelaki memilih tinggal di rumah karena kalau sampai tertangkap pasti akan dibunuh. Sedangkan perempuan khawatir diperkosa.
Umar ditugaskan di sektor barat Darfur dengan Ibu Kota El-Zenina. Dia menjadi satu-satunya pasukan asal Indonesia yang berada di sektor barat Darfur.
Lihat Juga :