Jagung Hibrida: Dari Penolakan Menjadi Primadona di Madura
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Pamekasan untuk memberikan pelatihan bagi penyuluh pertanian, memastikan bahwa mereka memahami karakteristik benih hibrida dan dapat menyampaikan informasi ini kepada petani.
Berhasil di Madura, Khusaeri kini mengincar Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pasar baru. Meskipun tantangan geografis dan infrastruktur di NTT masih perlu dikaji, Khusaeri optimis terhadap peluang sektor jagung yang semakin menjanjikan.
Dengan permintaan jagung yang terus meningkat, terutama dari industri peternakan dan makanan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar jagung hibrida di Indonesia.
"Kami percaya bahwa potensi pengembangan industri jagung di Indonesia sangat besar," sebutnya Khusaeri.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan di Indonesia.
Berhasil di Madura, Khusaeri kini mengincar Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pasar baru. Meskipun tantangan geografis dan infrastruktur di NTT masih perlu dikaji, Khusaeri optimis terhadap peluang sektor jagung yang semakin menjanjikan.
Dengan permintaan jagung yang terus meningkat, terutama dari industri peternakan dan makanan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar jagung hibrida di Indonesia.
"Kami percaya bahwa potensi pengembangan industri jagung di Indonesia sangat besar," sebutnya Khusaeri.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan di Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :