Baznas: Zakat Berperan dalam Menangani Krisis Kemanusiaan Global
Kamis, 10 Oktober 2024 - 16:35 WIB
loading...
Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. M. Nadratuzzaman Hosen mengatakan bahwa zakat berperan penting dalam menangani krisis kemanusiaan global.
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. M. Nadratuzzaman Hosen mengatakan bahwa zakat berperan penting dalam menangani krisis kemanusiaan global.
Hal itu disampaikan Prof. Nadra pada seminar bertajuk 'Muslim Philanthropy and Humanitarian Aid: Prospects and Challenges', di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu, (9/10/2024).
Menurut Prof Nadra, Baznas sebagai lembaga pemerintah yang diamanahkan mengelola zakat, infak, dan sedekah selalu konsisten mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Oleh karena itu, Baznas akan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik yang terjadi di Palestina.
"Sebagai bentuk rasa solidaritas kemanusiaan dan aksi nyata, Baznas merespons cepat dengan mengadakan bantuan Kemanusiaan Membasuh Luka Palestina," kata Prof Nadra.
Prof Nadra memaparkan, penggalangan infak kemanusiaan membasuh luka Palestina dari Baznas RI sejak 14 Oktober 2023 hingga 9 Oktober 2024 telah mencapai Rp311,9 miliar. Selain itu, Baznas juga akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada saat kondisi di Gaza Palestina telah kondusif. Maka, Baznas telah mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut, sehingga Baznas tetap menerima bantuan dari masyarakat untuk Gaza Palestina.
Hal itu disampaikan Prof. Nadra pada seminar bertajuk 'Muslim Philanthropy and Humanitarian Aid: Prospects and Challenges', di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu, (9/10/2024).
Menurut Prof Nadra, Baznas sebagai lembaga pemerintah yang diamanahkan mengelola zakat, infak, dan sedekah selalu konsisten mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Oleh karena itu, Baznas akan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik yang terjadi di Palestina.
"Sebagai bentuk rasa solidaritas kemanusiaan dan aksi nyata, Baznas merespons cepat dengan mengadakan bantuan Kemanusiaan Membasuh Luka Palestina," kata Prof Nadra.
Prof Nadra memaparkan, penggalangan infak kemanusiaan membasuh luka Palestina dari Baznas RI sejak 14 Oktober 2023 hingga 9 Oktober 2024 telah mencapai Rp311,9 miliar. Selain itu, Baznas juga akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada saat kondisi di Gaza Palestina telah kondusif. Maka, Baznas telah mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut, sehingga Baznas tetap menerima bantuan dari masyarakat untuk Gaza Palestina.
Lihat Juga :