Tekan Pengangguran di Bojonegoro, Setyo Wahono Siapkan Kartu Prakerja Baru
Selasa, 08 Oktober 2024 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Putra seorang guru itu juga akan membuka dan menciptakan peluang kerja baru melalui pengembangan industrialisasi dan hilirisasi produk-produk lokal seperti pertanian, UMKM, dan investasi industri padat karya yang merata di beberapa wilayah Bojonegoro. Termasuk memaksimalkan hilirisasi migas untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Untuk itu, kami akan memberikan kemudahan perizinan bagi investor padat karya dan menjaga iklim investasi agar mereka membangun usaha di sini dengan mudah dan nyaman. Ini akan menciptakan multiplier effect mulai dari lapang kerja, usaha, jasa dan lainnya,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, terutama kaum muda yang baru lulus sekolah serta lulusan mahasiswa S1. Karena banyak di antara mereka yang mengharapkan Kartu Prakerja Baru dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran di daerah berjuluk Bumi Angling Dharma ini. Baca juga: 8 Jurusan Kuliah yang Dinilai Paling Sulit di Indonesia tapi Lulusan Jarang Nganggur?
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bojonegoro cenderung naik selama empat tahun terakhir. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah pencari kerja di 2023, lulusan SMP sebanyak 160 orang, MTs sebanyak 81 orang.
Untuk lulusan SMK sebanyak 1.165 orang, SMA sebanyak 391 orang, dan MA sebanyak 180 pencari kerja. Sementara untuk pencari kerja berpendidikan tinggi S1 sebanyak 397 orang, D-III sebanyak 49 orang, dan D-II sebanyak 9 orang, sedangkan S2 tetap sebanyak 2 orang.
“Untuk itu, kami akan memberikan kemudahan perizinan bagi investor padat karya dan menjaga iklim investasi agar mereka membangun usaha di sini dengan mudah dan nyaman. Ini akan menciptakan multiplier effect mulai dari lapang kerja, usaha, jasa dan lainnya,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, terutama kaum muda yang baru lulus sekolah serta lulusan mahasiswa S1. Karena banyak di antara mereka yang mengharapkan Kartu Prakerja Baru dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran di daerah berjuluk Bumi Angling Dharma ini. Baca juga: 8 Jurusan Kuliah yang Dinilai Paling Sulit di Indonesia tapi Lulusan Jarang Nganggur?
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bojonegoro cenderung naik selama empat tahun terakhir. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah pencari kerja di 2023, lulusan SMP sebanyak 160 orang, MTs sebanyak 81 orang.
Untuk lulusan SMK sebanyak 1.165 orang, SMA sebanyak 391 orang, dan MA sebanyak 180 pencari kerja. Sementara untuk pencari kerja berpendidikan tinggi S1 sebanyak 397 orang, D-III sebanyak 49 orang, dan D-II sebanyak 9 orang, sedangkan S2 tetap sebanyak 2 orang.
(poe)
Lihat Juga :