alexametrics

Bayi Mungil Penderita Jatung Bocor Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

loading...
Bayi Mungil Penderita Jatung Bocor Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan
Siti Aisyah Salsabila, bayi usia 3 bulan asal Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya bisa terbaring lemah karena menderita jantung bocor. iNews TV/Joni Nura
A+ A-
ENDE - Siti Aisyah Salsabila, bayi usia 3 bulan asal Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya bisa terbaring lemah. Berdasarkan diagnosis medis, Aisyah dikabarkan mengalami jantung bocor akibat dari Penyakit Jantung Bawaan (PJB) dengan tipe VSD.

Melihat kondisi Aisyah, kedua orang tuanya hanya bisa pasrah karena ekonomi mereka memang serba kekurangan. Bahkan untuk merawat lebih lanjut anak mereka ke Denpasar, Bali, kedua orang tua Aisyah kebingunan dengan biaya.

Ayah Aisyah, Tamrin Sado mengatakan anaknya dirujuk ke Denpasar karena tidak adanya perkembangan selama perawatan di RSUD Ende. "Dokter menyarankan agar Aisyah dirujuk sesegera mungkin. Namun, kita tidak memiliki biaya transportasi dan biaya hidup selama di Denpasar," ujar Tamrin.



Karena ketiadaan biaya, Aisyah terpaksa dirawat seadanya di kediaman orang tuanya di Lokoboko, Ndona selama enam hari terakhir. Bayi mungil ini hanya bertahan hidup pada tabung oksigen yang disiapkan pihak RSUD Ende. "Berat badan Aisyah menurun karena kurang maksimal dalam perawatan," sebut Tmarin dengan rona sedih.

Kondisi Aisyah saat ini, lanjut Tamrin, telah diketahui pihak medis bidang gizi pada Puskesmas Rewarangga. "Ada petugas (bidan) gizi dari Puskesmas yang datang melihat kondisi anak saya. Iya, mereka datang merawat," ucap Tamrin.

Tamrin mengaku terkendala biaya transportasi ke Denpasar untuk merujuk buah hatinya. Begitupula biaya hidup selama di Denpasar, sebab tak ada satu pun keluarga di sana.

"Kami punya kartu BPJS yang saya bayar secara mandiri. Yang saya pikirkan, bagaimana biaya kami ke sana. Dengan siapa di sana lalu bagaimana kehidupan kami di sana," ujar dia berpasrah.

Dengan kondisi itu, melalui media ini keluarga meminta dukungan dana melalui rekening BRI 7530-01-006159-53-4 atas nama Tamrin Sado. Dukungan ini untuk memudahkan keluarga merujuk Aisyah ke Denpasar. "Iya, terima kasih sebelumnya kepada siapa saja yang membantu kami. Kami hanya menginginkan anak kami ini sembuh. Terima kasih," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak