Kisah Musso Tokoh Pemberontakan PKI di Madiun Tertembak saat Menyamar Jadi Kusir Andong
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah jalan, di daerah Ponorogo konon Musso tertahan oleh penjaga keamanan di jalan. Lalu menurut cerita, Musso tak mau ditahan oleh penjaga jalan itu. Musso lantas berusaha melarikan diri dengan kudanya. Tapi Musso lantas ditembak, namun Musso memberikan perlawanan dan terjadi aksi tembak-menembak.
Musso pun tertembak oleh pasukan penjaga di daerah tersebut. Soemarsono sempat membawa pasukan tiga batalyon, tapi yang riil nyata kira-kira hanya dua batalyon, dengan senjata lengkap. Namun karena pemerintah pusat sudah menganggap gerakan itu sebagai pemberontakan, pemerintah mengerahkan kekuatan penuh untuk memberantasnya.
Baca juga: Kisah Letkol Dhomber, Putra Dayak yang Nyamar Jadi Orang Filipina dalam Upaya Merebut Kalimantan
Soemarsono yang memimpin front nasional sebagai gubernur militer, setelah Musso tertembak lantas tertangkap oleh Belanda. Saat itu tahun 1948 memang posisi Indonesia juga masih berusaha mempertahankan kemerdekaan dari Belanda dan sekutunya.
Saat itu Soemarsono konon ditipu oleh seorang kepala desa karena diundang makan. Saat kepala desa itu mengundang Soemarsono, dengan dipotongkan ayam karena lapar. Tapi entah bagaimana caranya akhirnya Belanda datang dan langsung menangkapnya.
Musso pun tertembak oleh pasukan penjaga di daerah tersebut. Soemarsono sempat membawa pasukan tiga batalyon, tapi yang riil nyata kira-kira hanya dua batalyon, dengan senjata lengkap. Namun karena pemerintah pusat sudah menganggap gerakan itu sebagai pemberontakan, pemerintah mengerahkan kekuatan penuh untuk memberantasnya.
Baca juga: Kisah Letkol Dhomber, Putra Dayak yang Nyamar Jadi Orang Filipina dalam Upaya Merebut Kalimantan
Soemarsono yang memimpin front nasional sebagai gubernur militer, setelah Musso tertembak lantas tertangkap oleh Belanda. Saat itu tahun 1948 memang posisi Indonesia juga masih berusaha mempertahankan kemerdekaan dari Belanda dan sekutunya.
Saat itu Soemarsono konon ditipu oleh seorang kepala desa karena diundang makan. Saat kepala desa itu mengundang Soemarsono, dengan dipotongkan ayam karena lapar. Tapi entah bagaimana caranya akhirnya Belanda datang dan langsung menangkapnya.
(kri)
Lihat Juga :