Usai Diusir China, Amerika Kirim 2 Pembom Nuklir ke Laut China Selatan

Sabtu, 02 Mei 2020 - 11:49 WIB
loading...
A A A
Ini adalah kedua kalinya dalam hampir satu minggu Angkatan Udara AS telah mengirim pesawat pembom Lancer pada penerbangan intimidasi dramatis.

Pada 24 April lalu, sebuah pesawat pembom Lancer terbang ke Jepang dan bergabung dengan sejumlah jet tempur AS dan Jepang dalam latihan di Laut Jepang, hanya beberapa ratus mil dari tempat yang diyakini sebagai tempat pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memulihkan diri usai operasi. Penerbangan kejutan 30 jam itu juga dioperasikan di luar Ellsworth.

Namun, kunjungan sepasang pesawat pembom Lancer ke Laut China Selatan pada hari Rabu terjadi di tengah situasi yang jauh lebih tegang antara Washington dan Beijing.

Sehari sebelumnya, yakni pada hari Selasa, media-media China melaporkan bahwa Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA-N) China telah mengusir kapal perusak USS Barry dari perairan rantai Pulau Paracel di Laut China Selatan yang diklaim oleh China dan Vietnam.

"Angkatan Udara dan Angkatan Laut China mengusir kapal perang AS yang masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di lepas Kepulauan Xisha di Laut China Selatan karena tindakan AS dapat dengan mudah menyebabkan kecelakaan," tulis Global Times yang menggunakan nama China untuk pulau itu.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved