Usai Diusir China, Amerika Kirim 2 Pembom Nuklir ke Laut China Selatan

Sabtu, 02 Mei 2020 - 11:49 WIB
loading...
Usai Diusir China, Amerika...
Sepasang pesawat pembom supersonik B-1B Lancer milik Amerika Serikat (AS) meluncur ke Laut China Selatan. Foto : Istimewa
A A A
WASHINGTON - Sepasang pesawat pembom supersonik B-1B Lancer milik Amerika Serikat (AS) meluncur ke Laut China Selatan. Kedatangan pesawat yang mampu membawa bom nuklir ini terjadi setelah insiden pengusiran kapal perang AS dari rantai Pulau Paracel di Laut China Selatan, sebagaimana diklaim China.

Dua pesawat itu meluncur ke kawasan perairan sengketa hari Rabu di tengah ketegangan yang semakin memanas antara Washington dan Beijing.

Angkatan Udara AS dalam pengumumannya mengakui bahwa dua pesawat pembom Lancer telah melakukan penerbangan bolak-balik 32 jam dari South Dakota untuk melakukan operasi di Laut China Selatan sebagai bagian dari misi satuan tugas pembom.

"Operasi ini menunjukkan model angkatan kerja dinamis Angkatan Udara AS yang sejalan dengan tujuan Strategi Pertahanan Nasional yang dapat diprediksi secara strategis dengan kehadiran pembom yang terus-menerus, yang meyakinkan sekutu dan mitra," kata Angkatan Udara AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip SINDOnews.com dari situs resminya, semalam (01/05/2020).

Pernyataan itu menambahkan bahwa Pentagon telah bergerak untuk mengadopsi sistem "kerja paksa yang dinamis" sebagai cara untuk menjaga lawannya lengah dengan memecah penyebaran rutin dan pergerakan pasukan.

Defense Visual Information Distribution Service (DVIDS) menunjukkan sepasang pesawat pembom supersonik, yang berasal dari Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth, mengisi bahan bakar di atas Samudra Pasifik dalam perjalanan ke Asia Tenggara.

Akun pemantau pesawat yang berbasis di negara bagian Washington melihat dua pesawat pembom Lancer di dekat pesawat pengisian bahan bakar KC-135. Fotonya diunggah di Twitter Kamis malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved