Angka Kecelakaan Anak Tinggi, Ditjen Hubdar: Perlu Edukasi Sejak Usia Dini
Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimana tidak, anak belum punya SIM, tapi sudah jalan pakai motor. Bahkan kakinya saja belum sampai menginjak tanah, sudah bawa sepeda motor. Ini kan menjadi persoalan," kata Pandu pada acara Bimbingan Teknis Keselamatan Jalan Anak Usia Sekolah dan Program Aksi Safety Riding Tahun 2020 di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat , Kamis (27/8/2020).
![Angka Kecelakaan Anak Tinggi, Ditjen Hubdar: Perlu Edukasi Sejak Usia Dini]()
Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdar Kementerian Perhubungan Kemenhub Pandu Yunianto. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
Menurut Pandu, kecelakaan lalu lintas biasanya terjadi diawali dengan pelanggaran dan sampai saat ini tumbuh kembang budaya melanggar dalam berlalu lintas di Indonesia dapat dikatakan sangat pesat.
Tingginya angka pelanggaran merupakan indikasi semakin rendahnya norma dan etika berlalu lintas, dan semakin buruknya budaya keselamatan transportasi jalan di Indonesia .
"Sering kali tanpa disadari anak diajarkan berperilaku melanggar dari kebiasaan yang ditanamkan oleh orang tua pada saat berlalu lintas jalan," ujar Pandu.
.jpg)
Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdar Kementerian Perhubungan Kemenhub Pandu Yunianto. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
Menurut Pandu, kecelakaan lalu lintas biasanya terjadi diawali dengan pelanggaran dan sampai saat ini tumbuh kembang budaya melanggar dalam berlalu lintas di Indonesia dapat dikatakan sangat pesat.
Tingginya angka pelanggaran merupakan indikasi semakin rendahnya norma dan etika berlalu lintas, dan semakin buruknya budaya keselamatan transportasi jalan di Indonesia .
"Sering kali tanpa disadari anak diajarkan berperilaku melanggar dari kebiasaan yang ditanamkan oleh orang tua pada saat berlalu lintas jalan," ujar Pandu.
Lihat Juga :