Mendagri Lantik Putra Ponorogo Andriko Noto Susanto Jadi Pj Gubernur NTT
Sabtu, 07 September 2024 - 09:59 WIB
loading...
Mendagri Tito Karnavian melantik Andriko Noto Susanto menjadi Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta, Jumat (6/9/2024). Foto/Istimewa
A
A
A
KUPANG - Mendagri Tito Karnavian melantik Andriko Noto Susanto menjadi Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta, Jumat (6/9/2024). Susanto dilantik menggantikan Pj Gubernur NTT sebelumnya, Ayodhia GL Kalake.
Pelantikan pria kelahiran Ponorogo ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/P Tahun 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Penjabat Gubernur.
Baca juga: Cerita Jenderal TNI AD Hadapi Prajurit yang Mabuk dan Bikin Resah Warga, Hukumannya Bikin Insaf
Tito menyampaikan keputusan memilih Andriko telah melewati pelbagai proses sesuai mekanisme yang berlaku serta turut mempertimbangkan pandangan tim ahli.
"Pak Andriko terpilih karena telah melalui mekanisme yang ada termasuk tim ahli yang langsung dipimpin Bapak Presiden, kemudian terpilih Pak Andriko Noto Susanto," ujar ujar Tito mengutip akun YouTube @biroadministrasipimpinanntt, Sabtu (7/9/2024).
Ada banyak hal dikatakannya yang menjadi bahan pertimbangan di balik keputusan ini, salah satunya demi menjamin tetap terjaganya netralitas di tengah proses pelaksanaan Pilkada 2024 di wilayah NTT.
Pelantikan pria kelahiran Ponorogo ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/P Tahun 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Penjabat Gubernur.
Baca juga: Cerita Jenderal TNI AD Hadapi Prajurit yang Mabuk dan Bikin Resah Warga, Hukumannya Bikin Insaf
Tito menyampaikan keputusan memilih Andriko telah melewati pelbagai proses sesuai mekanisme yang berlaku serta turut mempertimbangkan pandangan tim ahli.
"Pak Andriko terpilih karena telah melalui mekanisme yang ada termasuk tim ahli yang langsung dipimpin Bapak Presiden, kemudian terpilih Pak Andriko Noto Susanto," ujar ujar Tito mengutip akun YouTube @biroadministrasipimpinanntt, Sabtu (7/9/2024).
Ada banyak hal dikatakannya yang menjadi bahan pertimbangan di balik keputusan ini, salah satunya demi menjamin tetap terjaganya netralitas di tengah proses pelaksanaan Pilkada 2024 di wilayah NTT.
Lihat Juga :