Pasuruan Masuk Zona Merah Pilkada Imbas Mobil Gus Mujib Dilempari Batu
Kamis, 05 September 2024 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
"Kami tentunya sekarang ini meningkatkan patroli. Kemudian memberikan sosialisasi kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama yang ada di situ, untuk dalam apa program cooling system, itu untuk mencegah terjadinya kerawanan-kerawanan yang disampaikan," papar pria yang juga Dansatgas Brimob Polda Jatim ini.
Pihaknya pun juga telah menyiapkan skema pengamanan kepada para calon kepala daerah, ketika ditetapkan oleh KPU. Penjagaan disebutnya melekat ada dua orang dari Polda Jawa Timur, dan empat orang pengawal pribadi (Walpri).
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Gagal Raih Brevet Komando, Dapat Kehormatan di Pemakaman Jenderal Ahmad Yani
"Untuk penjagaan paslon kami ada apa siapkan untuk cagub itu dari siapa dari Polda ADC 2 Walpri empat. Kemudian ada beberapa item itu ada 19 personel di setiap paslonnya, kemudian di kabupaten maupun kota pemilihan bupati maupun wali kota juga disiapkan, sejumlah yang sama tetapi yang dipakai adalah anggota Polres," terangnya.
Sementara di Pasuruan, juga dijadikan atensi perhatian, terlebih pasca tindakan pelemparan batu ke salah satu bakal calon wakil bupati KH. Mujib Imron alias Gus Mujib yang dilempar batu oleh orang tak dikenal.
Dirinya pun meminta bakal calon kepala daerah, seperti pada kasus pelemparan batu di Kabupaten Pasuruan, untuk bisa melapor ke Polsek atau Polres terdekat.
Pihaknya pun juga telah menyiapkan skema pengamanan kepada para calon kepala daerah, ketika ditetapkan oleh KPU. Penjagaan disebutnya melekat ada dua orang dari Polda Jawa Timur, dan empat orang pengawal pribadi (Walpri).
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Gagal Raih Brevet Komando, Dapat Kehormatan di Pemakaman Jenderal Ahmad Yani
"Untuk penjagaan paslon kami ada apa siapkan untuk cagub itu dari siapa dari Polda ADC 2 Walpri empat. Kemudian ada beberapa item itu ada 19 personel di setiap paslonnya, kemudian di kabupaten maupun kota pemilihan bupati maupun wali kota juga disiapkan, sejumlah yang sama tetapi yang dipakai adalah anggota Polres," terangnya.
Sementara di Pasuruan, juga dijadikan atensi perhatian, terlebih pasca tindakan pelemparan batu ke salah satu bakal calon wakil bupati KH. Mujib Imron alias Gus Mujib yang dilempar batu oleh orang tak dikenal.
Dirinya pun meminta bakal calon kepala daerah, seperti pada kasus pelemparan batu di Kabupaten Pasuruan, untuk bisa melapor ke Polsek atau Polres terdekat.
Lihat Juga :