Curhat Warga Sidokepung Sidoarjo yang Dikabarkan Terpapar Covid-19

Sabtu, 02 Mei 2020 - 07:16 WIB
loading...
Curhat Warga Sidokepung...
ilustrasi
A A A
SIDOARJO - Salah satu warga Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo yang diduga terpapar virus corona keberatan disebut melarikan diri dari rumah sakit dan berkeliaran di luaran. Pria 42 tahun itu bersedia meluruskan kejadian sebenarnya.

Melalui video call Jumat (1/5/2020) malam, pria yang bekerja di perusahaan di Sukorejo, Pasuruan itu, tidak ingin informasi yang beredar justri tidak benar dan malah membuat warga tidak nyaman. Saat video call, dia mengaku sedang isolasi mandiri di ruang bagian belakang rumahnya.

Dia menceritakan dari awal hingga peristiwanya heboh sekarang ini. Menurutnya, semua ini bermula saat salah seorang teman kantornya mengalami sakit di akhir Maret hingga awal April dengan keluhan lambung.

"Dia tidak masuk kerja karena sama dokter disuruh istirahat tiga hari. Tapi setelah tiga hari ternyata masih sakit dan disuruh periksa darah," ujarnya. (baca juga: Rumah Sakit untuk Covid-19 Sidoarjo Penuh, Warga Sidokepung Isolasi Mandiri )

Dari periksa darah itu, hasilnya tidak ada masalah. Kemudian yang bersangkutan sempat ngantor. "Saya sempat nanya kabar ke dia. Bagaimana keadaannya, keluhannya apa. Dan ngasih masker juga. Ada satu teman lagi yang juga sempat menyapa," tambahnya.

Berselang beberapa hari, si teman kantor tadi dinyatakan statusnya Orang Dalam Pengawasan (ODP). Dia pun diisolasi di RSU dr Soetomo Surabaya "Dari situlah saya dianggap punya riwayat kontak dengan dia," tuturnya.(baca Pemprov Jatim akan Lebih Represif Tindak Pelanggar PSBB juga:)

Akhirnya, semua karyawan perusahaan diliburkan. "Saya isolasi mandiri selama 14 hari mulai 8 sampai 20 April. Setelah itu karena tidak ada gejala, saya pun masuk kerja. Dan anehnya, teman saya yang sakit itu juga masih belum keluar dari rumah sakit," jelasnya.

Dari sanalah, akhirnya perusahaan meminta bapak dua anak ini bersama satu karyawan lagi untuk tes swap di sebuah rumah sakit di Sukorejo, Pandaan, Kamis (23/4/2020). Rumah sakit itu adalah mitra dari perusahaan tempatnya bekerja. (baca juga: Kunci Sukses PSBB, Butuh Kesadaran Individu Lebih Kuat )

Setelah dites, dia mengaku disuruh pulang karena hasilnya akan keluar dalam beberapa hari. "Jelas di situ saya disuruh pulang karena hasil belum keluar. Bagaimana bisa saya dibilang kabur dari rumah sakit, sementara saya belum bisa dinyatakan positif Covid-19," tukasnya.

Sejak selesai tes swap itu, dia mengaku kembali isolasi diri di rumahnya. Sampai akhirnya, Kamis (30/4/2020) malam, perumahan tempat tinggalnya heboh karena kedatangan petugas dari kepolisian dan kecamatan serta puskesmas.

Mereka datang untuk mengevakuasi dirinya ke rumah sakit hanya berbekal data yang diterimanya dari Gugus Tugas Covid-19. "Sedihnya di data itu saya dituduh kabur. Saya sama sekali belum tahu hasil dari tes swap itu," tukasnya.

Baru setelah warga heboh, dia menerima telepon dari kantornya yang menyatakan dirinya positif OTG (orang tanpa gejala). "Saya terima kabar itu, Jumat (1/5/2020) pukul 10.30 WIB. Itu pun saya ditelepon kantor bukan dapat surat secara langsung. Mungkin suratnya dikirim ke kantor saya," ujarnya.

Warga RT 034 ini mengaku dirinya sekarang baik-baik saja. Yang dia sesalkan, kabar yang beredar tentang dirinya sudah membuat keluarganya syok. Bahkan kini, keluarganya sendiri sudah mulai menjaga jarak dengannya.

"Saya akan patuhi semua prosedur yang berlaku. Kalau memang saya diharuskan isolasi mandiri lagi, saya siap," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Layanan kepada Masyarakat...
Layanan kepada Masyarakat Meningkat, Wakil Bupati Sidoarjo Raih PDA 2024
Kreativitas Warga Gading...
Kreativitas Warga Gading Kirana Estate Olah Jelantah Jadi Aroma Terapi Dipuji Juri Lomba RT Sidoarjo
Profil Bupati Sidoarjo...
Profil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Tersangka Korupsi dan Tokoh GP Ansor Jatim
Bupati Sidoarjo Gus...
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Jadi Tersangka KPK: Kami Hormati, Ini Negara Hukum!
Ratusan Tukang Sampah...
Ratusan Tukang Sampah Blokir Pendopo, Gus Muhdlor Siap Revisi Perbup
Pajang 512 Kata Bijak,...
Pajang 512 Kata Bijak, Tempat Makan di By Pas Juanda Ini Raih Rekor Muri
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Berita Terkini
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved