Pecahkan Rekor KDI, Gus Irsyad Raih Empat Kali Berturut-turut
Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Adapun Keluarga Berdaya melawan Covid-19 menyasar keluarga sebagai elemen terkecil masyarakat dan sebagai motor penggerak inovasi. Keluarga sebagai ujung tombak pelaksanaannya melalui pemberdayaan ekonomi, sosial budaya.
Tujuan inovasi ini agar keluarga berdaya melawan dampak pandemik COVID-19. 1. Keluarga dibekali mitigasi dan literasi agar berdaya di tengah pandemik Covid-19. Mereka juga diberi pelatihan agar bisa bermotivasi ketika tetangganya ada positif COVID-19, dan tidak mengucilkannya.
“Intinya adalah kegotongroyongan semua lapisan masyarakat. Dan itu dimulai dari keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat,” tandas Gus Irsyad.
Pemimpin Redaksi Koran SINDO dan SINDOnews.com, Djaka Susila mengungkapkan acara KDI tahun 2020 kali ini berbeda dibandingkan acara tahun-tahun sebelumnya. "Jika 2014 hingga 2017 kita gelar di tempat tertutup dengan offline, bahkan di 2018-2019 kita gelar secara outdoor, namun kali ini benar-benar di dalam dan harus menjaga jarak karena memang dalam kondisi pandemi," ujar Djaka Susila.
Dia mengatakan, Pandemi Covid-19 adalah hal luar biasa atau exstra ordinary. "Ketika extra ordinary, kata inovasi mempunyai keharusan yang double menurut saya, harus dan memang harus dilakukan," ungkapnya.
Menurut dia, jika dalam kondisi biasa inovasi menjadi sebuah kebiasaan. Ketika di Pandemi Covid-19, kata dia, inovasi harus digandakan. "Tema yang kami ambil adalah bangkit dari pandemi. Saya yakin bapak ibu yang hadir secara virtual pada sore ini mempunyai pemikiran, mempunyai kegiatan yang luar biasa agar kita semua bisa keluar dari pandemi ini dengan baik, dan kepala daerah yang hadir sekarang ini adalah yang menjadi garda terdepan bersama pemerintah pusat bahu-membahu untuk keluar dari Pandemi ini," tuturnya.
Tujuan inovasi ini agar keluarga berdaya melawan dampak pandemik COVID-19. 1. Keluarga dibekali mitigasi dan literasi agar berdaya di tengah pandemik Covid-19. Mereka juga diberi pelatihan agar bisa bermotivasi ketika tetangganya ada positif COVID-19, dan tidak mengucilkannya.
“Intinya adalah kegotongroyongan semua lapisan masyarakat. Dan itu dimulai dari keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat,” tandas Gus Irsyad.
Pemimpin Redaksi Koran SINDO dan SINDOnews.com, Djaka Susila mengungkapkan acara KDI tahun 2020 kali ini berbeda dibandingkan acara tahun-tahun sebelumnya. "Jika 2014 hingga 2017 kita gelar di tempat tertutup dengan offline, bahkan di 2018-2019 kita gelar secara outdoor, namun kali ini benar-benar di dalam dan harus menjaga jarak karena memang dalam kondisi pandemi," ujar Djaka Susila.
Dia mengatakan, Pandemi Covid-19 adalah hal luar biasa atau exstra ordinary. "Ketika extra ordinary, kata inovasi mempunyai keharusan yang double menurut saya, harus dan memang harus dilakukan," ungkapnya.
Menurut dia, jika dalam kondisi biasa inovasi menjadi sebuah kebiasaan. Ketika di Pandemi Covid-19, kata dia, inovasi harus digandakan. "Tema yang kami ambil adalah bangkit dari pandemi. Saya yakin bapak ibu yang hadir secara virtual pada sore ini mempunyai pemikiran, mempunyai kegiatan yang luar biasa agar kita semua bisa keluar dari pandemi ini dengan baik, dan kepala daerah yang hadir sekarang ini adalah yang menjadi garda terdepan bersama pemerintah pusat bahu-membahu untuk keluar dari Pandemi ini," tuturnya.
Lihat Juga :