Swab Berubah Negatif, Pasien Corona Tulungagung Dinyatakan Sembuh
Selasa, 14 April 2020 - 21:58 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - Pasien pertama Covid-19 di Kabupaten Tulungagung dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang ke rumah. Dua kali hasil swab lelaki 30 tahun yang terpapar Corona usai pulang dari umrah tersebut telah berubah negatif.
"Apabila dinyatakan dua kali negatif (hasil swab), maka pasien tersebut dinyatakan sembuh COVID-19," kata Didik Eka, Sekretaris Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Selasa (14/4/2020).
Pasien berinisal AH merupakan warga Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Sebelum hasil swabnya diketahui positif, ia berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan) dengan kondisi yang sudah sehat. Karena alasan sehat itulah, yang bersangkutan yang sebelumnya diisolasi di RSUD dr Iskak Tulungagung, dibolehkan pulang.
Namun ternyata hasil swab yang keluar 29 Maret atau setelah dua hari yang bersangkutan diijinkan pulang, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. AH yang sempat melakukan kontak dengan keluarga, dan membuat ibu kandung dan kakak perempuannya juga terkonfirmasi positif, kembali dijemput petugas kesehatan.
Sejak 4 April ia diminta menjalani karantina di Rusunawa IAIN Tulungagung sambil menunggu hasil swab lanjutan yang keluar 13 April kemarin. "Kami sudah melakukan pengambilan swab kedua hasilnya negatif, dan kami ulangi sekali lagi pengambilan swab untuk ketiga kali, dan kembali dinyatakan negatif, "terang Didik Eka.
"Apabila dinyatakan dua kali negatif (hasil swab), maka pasien tersebut dinyatakan sembuh COVID-19," kata Didik Eka, Sekretaris Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Selasa (14/4/2020).
Pasien berinisal AH merupakan warga Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Sebelum hasil swabnya diketahui positif, ia berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan) dengan kondisi yang sudah sehat. Karena alasan sehat itulah, yang bersangkutan yang sebelumnya diisolasi di RSUD dr Iskak Tulungagung, dibolehkan pulang.
Namun ternyata hasil swab yang keluar 29 Maret atau setelah dua hari yang bersangkutan diijinkan pulang, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. AH yang sempat melakukan kontak dengan keluarga, dan membuat ibu kandung dan kakak perempuannya juga terkonfirmasi positif, kembali dijemput petugas kesehatan.
Sejak 4 April ia diminta menjalani karantina di Rusunawa IAIN Tulungagung sambil menunggu hasil swab lanjutan yang keluar 13 April kemarin. "Kami sudah melakukan pengambilan swab kedua hasilnya negatif, dan kami ulangi sekali lagi pengambilan swab untuk ketiga kali, dan kembali dinyatakan negatif, "terang Didik Eka.
Lihat Juga :