alexametrics

Diduga Buka Kawasan Hutan Tapsel, Aktivis Protes Wali Kota

loading...
Diduga Buka Kawasan Hutan Tapsel, Aktivis Protes Wali Kota
Alalt berat yang diduga digunakan Wali Kota Padangsidimpuan untuk membuka kawasan hutan.Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution diduga membuka kawasan hutan di Desa Batangtura Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Tindakan wali kota tersebut menuai protes dari aktivis.

Direktur Eksekutif Rakyat Merdeka (ALARM), Murnif Hutasuhut mengatakan, pembukaan kawasan hutan oleh wali kota terungkap ketika sejumlah aktivis ALARM dan Masyarakat Peduli Hutan Indonesia (MPHI) memergoki beko (alat berat) masuk ke perkebunan kopi milik wali kota awal Agustus 2019 lalu.

Sempat terjadi perdebatan antara aktivis dan wali kota. Menurut Murnif, wali kota mempertanyakan status hutan itu. "Apa dasarmu mengatakan ini kawasan hutan negara, dari siapa kau tahu," ujar Murnif menirukan perkataan wali kota kepada aktivis.



Lebih lanjut Murnif menceritakan, wali kota mengaku tidak mau tahu tentang status hutan tersebut, dan meminta para aktivis tersebut menghadirkan petugas dari Dinas Kehutanan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Alexander Piliang menjelaskan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya dihubungi melalui telepon seluler.
(saz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak