Kelompok Tani Tomarunang di Maros Dapat Bantuan 4 Traktor dari Kementan
Rabu, 26 Agustus 2020 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kami harap ini bisa menjadi motivasi ke depannya, untuk kelompok tani yang lain, baik yang ada di Maros maupun dari luar," harapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tomarunang, Hasanuddin mengucapkan terima kasih atas bantuan traktor itu. "Saya berterima kasih kepada bantuan yang diberikan oleh Kementerian yang bisa digunakan oleh kelompok tani di Tomanurang," katanya.
Baca juga: Warga Desa Tumpabiring Maros Kesulitan Air bersih
Dengan diterimanya bantuan ini, dia pun akan berupaya mencapai hasil yang lebih baik dari sebelumnya. "Kami akan berusaha mencapai hasil, karena ini sangat membantu sekali, jadi tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, dan waktu tanamnya bisa lebih cepat," tutupnya
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengunjungi Desa Bontomarannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, dalam rangka percepatan penanaman, Minggu 17 Mei lalu. Saat itu, SYL berharap besar, agar Kabupaten Maros bisa menjadi lumbung pangan terbaik. Apalagi kata dia, kabupaten Maros memiliki balai penelitian, dan petani di Maros sudah terbiasa dengan IP200 dan IP300.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tomarunang, Hasanuddin mengucapkan terima kasih atas bantuan traktor itu. "Saya berterima kasih kepada bantuan yang diberikan oleh Kementerian yang bisa digunakan oleh kelompok tani di Tomanurang," katanya.
Baca juga: Warga Desa Tumpabiring Maros Kesulitan Air bersih
Dengan diterimanya bantuan ini, dia pun akan berupaya mencapai hasil yang lebih baik dari sebelumnya. "Kami akan berusaha mencapai hasil, karena ini sangat membantu sekali, jadi tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, dan waktu tanamnya bisa lebih cepat," tutupnya
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengunjungi Desa Bontomarannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, dalam rangka percepatan penanaman, Minggu 17 Mei lalu. Saat itu, SYL berharap besar, agar Kabupaten Maros bisa menjadi lumbung pangan terbaik. Apalagi kata dia, kabupaten Maros memiliki balai penelitian, dan petani di Maros sudah terbiasa dengan IP200 dan IP300.
(luq)
Lihat Juga :