Gubernur Beri Peluang, Sekolah Tatap Muka Boleh Dilakukan

Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:00 WIB
loading...
Gubernur Beri Peluang,...
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah memberi peluang kepada tiap kepala sekolah (kasek) dalam memulai pelaksanaan skenario sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah memberi peluang kepada tiap kepala sekolah (kasek) dalam memulai pelaksanaan skenario sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19 . Baca : Sekolah Tatap Muka Harus Kantongi Izin Orang Tua Siswa

Menurut Nurdin, kesiapan sekolah tatap muka bergantung sepenuhnya di tiap sekolah. Jika tiap kasek sudah menjamin penyiapan protokol kesehatan secara ketat, bukan tidak mungkin pelaksanaan belajar mengajar di kelas bisa dimulai kembali.

"Saya mau sampaikan, jangan selalu itu keputusan gubernur, keputusan bupati/walikota. Harusnya dari bawah. Jadi kepala sekolah itu mengecek kesiapan. Baru dilaporkan bahwa sekolah kami udah siap untuk tatap muka demgan protokol kesehatan," tutur Nurdin di rumah jabatannya, kemarin.

Jika tiap sekolah menyatakan siap, akan dilakukan pengecekan untuk memastikan kembali. Pembukaan sekolah tatap muka, bagaimanapun harus dipertimbangkan secara matang. Proses belajar mengajar pun tentu tetap dilaksanakan secara terbatas dan bertahap.

"Karena sekali kita buka, tidak akan mungkin kita akan mengatakan tutup lagi. Makanya harus diperketat. Nah, kalau gubernur perintahkan buka, belum tentu semua siap. Jadi kalau kepala sekolah sendiri, dia yang memastikan bahwa sudah layak untuk tatap muka," paparnya.

Diketahui, Gubernur Sulsel memang baru meneken kembali surat edaran perpanjangan masa belajar di rumah di masa pandemi bagi semua jenjang sekolah hingga perguruan tinggi di Sulsel. Dalam edaran bernomor: 443.2/5295/Disdik, masa belajar di rumah kembali diperpanjang mulai 24 Agustus hingga 5 September 2020.

Namun Nurdin mengungkapka, edaran itu bersifat fleksibel. Bagi sekolah yang belum siap dalam melaksanakan sekolah tatap muka, maka proses belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui daring (online). Sebaliknya, bagi sekolah yang siap, boleh memulai sekolah tatap muka. Baca Juga : Berstatus Zona Merah, Disdik Makassar Tetap Kaji Sekolah Tatap Muka

Asalkan, tegas dia, kesiapan ini diikuti dengan penyediaan infrastruktur protokol kesehatan yang dilaksanakan secara ketat. "Edaran itu fleksibel. Jadi kalau ada usulan dari kepala sekolah yang bilang kita sudah siap, silahkan. Jadi kita tunggu kepala sekolahnya saja," imbuh Nurdin.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Muhammad Jufri tak menampik, sekolah diberi ruang untuk menyiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Selama sekolah bisa menjamin pelaksanan protokol kesehatan, rencana itu bisa dilakukan.

"Memang sekolah itu diberi ruang menyiapkan sekolah tatap muka. Tentu harus dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan. Kalau memang sudah siap, silakan ajukan kesiapannya untuk selanjutnya kita beri rekomendasi," papar Jufri.

Dia melanjutkan, meski sekolah sudah menyatakan siap, verifikasi tetap harus dilakukan. Tim verifikasi akan diturunkan melakukan pengecekan dengan mempertimbangkan kajian epidemiologisnya. Baca Lagi : Bisa Berubah, Prof Ridwan Sebut Peta Zonasi Resiko Bukan Acuan Sekolah Tatap Muka

"Tentu sekolah tahu pelaksanaan yang sesuai standar seperti apa. Sekolah tatap muka juga kan tetap harus minta persetujuan orang tua. Jika memang semua sudah siap, ya sudah bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka," pungkasnya.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Sulsel - Papua Barat...
Sulsel - Papua Barat Daya Sepakati Kerja Sama Pembangunan, Industri, dan Perdagangan
Ikut Mudik Gratis, Ratusan...
Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga Sulsel Dapat Paket Sembako
Waspada! Nama Pj Gubernur...
Waspada! Nama Pj Gubernur Sulsel Dicatut Bantuan Hibah Masjid
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Dzikir dan Doa Kebangsaan Digelar di Sulsel
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Enam Tahun Beroperasi,...
Enam Tahun Beroperasi, Hotel Bintang Tiga Aset Pemprov Sulsel Kini Dikelola Swasta
Apdesi Dukung Program...
Apdesi Dukung Program Budidaya Pisang Pemprov Sulsel
Rekomendasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Berita Terkini
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Infografis
Berbahaya, 8 Pekerjaan...
Berbahaya, 8 Pekerjaan Rumah yang Tak Boleh Dilakukan Ibu Hamil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved