Dukung Putusan MK, Dosen Hukum Tata Negara UGM Liburkan Kelas Perkuliahan
Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Herlambang merasa masyarakat Indonesia saat ini sedang dibodohi oleh para penguasa di pemerintahan Jokowi. Oleh sebab itu, dirinya dan dosen-dosen lainnya berupaya untuk mendorong adanya perubahan.
Baca Juga: Kisah Cinta Pierre Tendean, Rela Masuk Islam Tapi Kandas di Tangan PKI
“Mendorong perubahan yang hari ini mungkin tidak akan bisa dibiarkan lagi dan tentu konsekuensinya akan bisa lebih besar ketika penguasa itu tidak mau mendengarkan aspirasi yang ada,” kata dia.
Dalam aksinya ini, Herlambang meminta agar revisi UU Pilkada untuk dihentikan segera karena sudah tidak relevan dan hanya untuk kepentingan segelintir orang.
“Rakyat sudah terbiasa dibohongi ya. Jadi saya kira kita nggak boleh diam hanya dengan penundaan itu, mudah-mudahan kita tetap bersetia dengan kekuatan gerakan masyarakat yang bisa membawa pesan perubahan lebih baik di Republik ini,” ucap dia.
Baca Juga: Kisah Cinta Pierre Tendean, Rela Masuk Islam Tapi Kandas di Tangan PKI
“Mendorong perubahan yang hari ini mungkin tidak akan bisa dibiarkan lagi dan tentu konsekuensinya akan bisa lebih besar ketika penguasa itu tidak mau mendengarkan aspirasi yang ada,” kata dia.
Dalam aksinya ini, Herlambang meminta agar revisi UU Pilkada untuk dihentikan segera karena sudah tidak relevan dan hanya untuk kepentingan segelintir orang.
“Rakyat sudah terbiasa dibohongi ya. Jadi saya kira kita nggak boleh diam hanya dengan penundaan itu, mudah-mudahan kita tetap bersetia dengan kekuatan gerakan masyarakat yang bisa membawa pesan perubahan lebih baik di Republik ini,” ucap dia.
(ams)
Lihat Juga :