Polda Jabar Buru Pelaku Lain Dalam Aksi Teror Molotov ke Kantor PDIP
Selasa, 25 Agustus 2020 - 23:51 WIB
loading...
A
A
A
Kombes Pol CH Patoppoi menuturkan, masih ada pelaku lain dalam aksi teror bom molotov yang menyasar Kantor Sekretariat PAC PDIP Cileungsi, Kabupaten Bogor. Saat teror dilakukan, terdapat tujuh motor yang dinaiki oleh masih-masing motor dua orang.
Artinya, total 14 terduga pelaku saat aksi teror bom molotov itu terjadi. "Masih kami upayakan (menangkap pelaku lain). Kami imbau pelaku lain menyerahkan diri, karena bagaimanapun kami kejar, di manapun dia. Kami sudah kantongi nama dan alamat para pelaku," tutur Dirreskrimum.
Seperti diberitakan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, tujuh pelaku teror bom molotov yang dilakukan di Markas PDIP PAC Cileungsi, Bogor telah diamankan oleh polisi.
"Jadi jumlahnya jelas. (Teror bom molotov dan pelaku) ini CCTV merekam, ini belum tertangkap semuanya. Berapa pun jumlahnya kami akan tuntaskan. Saya imbau kalau mau menyerahkan diri lebih bagus. Karena, jelas siapa berbuat apa, namanya, alamatnya di mana," kata Kapolda di Mapolda Jabar.
Disinggung keterkaitan pelaku dengan peristiwa teror bom molotov di Kantor Sekretariat PAC PDIP Megamendung dan DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Kapolda menyatakan, hal ini masih didalami. "Untuk mengetahui ada keterkaitan atau tidak, tentu kami akan dalami," pungkas Irjen Pol Rudy.
Artinya, total 14 terduga pelaku saat aksi teror bom molotov itu terjadi. "Masih kami upayakan (menangkap pelaku lain). Kami imbau pelaku lain menyerahkan diri, karena bagaimanapun kami kejar, di manapun dia. Kami sudah kantongi nama dan alamat para pelaku," tutur Dirreskrimum.
Seperti diberitakan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, tujuh pelaku teror bom molotov yang dilakukan di Markas PDIP PAC Cileungsi, Bogor telah diamankan oleh polisi.
"Jadi jumlahnya jelas. (Teror bom molotov dan pelaku) ini CCTV merekam, ini belum tertangkap semuanya. Berapa pun jumlahnya kami akan tuntaskan. Saya imbau kalau mau menyerahkan diri lebih bagus. Karena, jelas siapa berbuat apa, namanya, alamatnya di mana," kata Kapolda di Mapolda Jabar.
Disinggung keterkaitan pelaku dengan peristiwa teror bom molotov di Kantor Sekretariat PAC PDIP Megamendung dan DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Kapolda menyatakan, hal ini masih didalami. "Untuk mengetahui ada keterkaitan atau tidak, tentu kami akan dalami," pungkas Irjen Pol Rudy.
(awd)
Lihat Juga :