Tingkatkan Produksi Ikan, Universitas Asahan kenalkan Teknologi Ozonisasi
Kamis, 22 Agustus 2024 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
Sosialisasi dan pelatihan tentang teknologi ozonisasi ditutup dengan pemberian alat penghasil ozon. Setelah itu, dilanjutkan kegiatan monitoring oleh tim dosen pada tanggal 15 Agustus 2024 dan 20 Agustus 2024.
"Terima kasih kepada tim dosen Universitas Asahan yang telah berkenan datang dan mau untuk memperkenalkan teknologi ozon kepada kelompok kami," ujar ketua kelompok pembudidaya Ikan Mekar Jaya Suparman. Baca juga: Pejuang ASN Catat! Berikut Formasi CPNS 2024 di Kementerian Pertanian
Menurut Suparman, hasil awal penggunaan alat penghasil ozon mampu meningkatkan daya tetas telur ikan lele dari awal 40-60% menjadi 85%. Dan benih ikan lele yang posisi awalnya berdiri, setelah diberikan teknologi ozonisasi mampu kembali ke kondisi normal. Teknologi ozonisasi ini juga mampu menurunkan kadar amoniak, dari 0,5 mg/L menjadi 0,25 mg/L dengan lama waktu ozonisasi yaitu 20 menit.
"Terima Kasih kepada tim dosen dari Universitas Asahan yang telah berkenan hadir untuk membagikan ilmunya," kata Kepala Desa Sei Silau Timur Wartiman.
"Terima kasih kepada tim dosen Universitas Asahan yang telah berkenan datang dan mau untuk memperkenalkan teknologi ozon kepada kelompok kami," ujar ketua kelompok pembudidaya Ikan Mekar Jaya Suparman. Baca juga: Pejuang ASN Catat! Berikut Formasi CPNS 2024 di Kementerian Pertanian
Menurut Suparman, hasil awal penggunaan alat penghasil ozon mampu meningkatkan daya tetas telur ikan lele dari awal 40-60% menjadi 85%. Dan benih ikan lele yang posisi awalnya berdiri, setelah diberikan teknologi ozonisasi mampu kembali ke kondisi normal. Teknologi ozonisasi ini juga mampu menurunkan kadar amoniak, dari 0,5 mg/L menjadi 0,25 mg/L dengan lama waktu ozonisasi yaitu 20 menit.
"Terima Kasih kepada tim dosen dari Universitas Asahan yang telah berkenan hadir untuk membagikan ilmunya," kata Kepala Desa Sei Silau Timur Wartiman.
(poe)
Lihat Juga :