Mengenal Desa Sidomulyo di Blora, Kampung Halaman Pratama Arhan
Rabu, 21 Agustus 2024 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Meski dikenal sebagai kampung halaman pesepak bola nasional, Desa Sidomulyo masih masuk dalam kategori desa miskin di Kabupaten Blora. Berdasarkan data, sebanyak 48 desa di Blora termasuk dalam kategori miskin, dan Desa Sidomulyo adalah salah satunya. Kabupaten Blora sendiri berada di peringkat ke-13 dari 35 kabupaten atau kota di Jawa Tengah dalam upaya pengentasan kemiskinan, menjadikannya masuk dalam zona merah.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan di desa tersebut. Dengan dukungan dari IAIN Pekalongan, tim dosen dan mahasiswa telah diterjunkan untuk memetakan kondisi Desa Sidomulyo. Diharapkan, hasil kajian ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai status desa ini.
“Dengan adanya kajian dari perguruan tinggi, kita bisa menentukan apakah desa ini masih layak dikategorikan sebagai desa miskin atau tidak. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan kita gunakan untuk mengubah posisi warga miskin jika memang berdasarkan kajian mereka tidak layak masuk kategori miskin,” jelas Arief Rohman.
Pembangunan rumah bagi orang tua Pratama Arhan juga menjadi bagian dari upaya perbaikan kondisi desa ini. Bupati Arief bahkan berencana untuk berdonasi bersama teman-temannya guna mendukung pembangunan rumah tersebut.
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, Desa Sidomulyo kini tidak hanya dikenal sebagai desa asal Pratama Arhan, tetapi juga sebagai desa yang tengah berjuang untuk keluar dari jerat kemiskinan, sembari terus berbenah demi masa depan yang lebih baik.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan di desa tersebut. Dengan dukungan dari IAIN Pekalongan, tim dosen dan mahasiswa telah diterjunkan untuk memetakan kondisi Desa Sidomulyo. Diharapkan, hasil kajian ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai status desa ini.
“Dengan adanya kajian dari perguruan tinggi, kita bisa menentukan apakah desa ini masih layak dikategorikan sebagai desa miskin atau tidak. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan kita gunakan untuk mengubah posisi warga miskin jika memang berdasarkan kajian mereka tidak layak masuk kategori miskin,” jelas Arief Rohman.
Pembangunan rumah bagi orang tua Pratama Arhan juga menjadi bagian dari upaya perbaikan kondisi desa ini. Bupati Arief bahkan berencana untuk berdonasi bersama teman-temannya guna mendukung pembangunan rumah tersebut.
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, Desa Sidomulyo kini tidak hanya dikenal sebagai desa asal Pratama Arhan, tetapi juga sebagai desa yang tengah berjuang untuk keluar dari jerat kemiskinan, sembari terus berbenah demi masa depan yang lebih baik.
(hri)
Lihat Juga :