Pendataan Sensus Penduduk Secara Online di Sulsel Lampaui Target
Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:11 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat menerima Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rudiansyah. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Pendataan sensus penduduk secara online yang dilakukan di Provinsi Sulsel, berhasil melampaui dari target yang ditetapkan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rudiansyah menyatakan Provinsi Sulsel melampaui target dalam pendataan sensus penduduk secara online. Pendataan dilakukan pada periode Februari hingga Mei lalu.
Baca Juga: September Mendatang, 5.500 Petugas Turun Wawancara Sensus Penduduk
"Provinsi Sulsel melampaui target dalam pendataan sensus penduduk secara online yang dilakukan Februari sampai Mei kemarin," kata Yos Rudiansyah usai bertemu dengan Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, (25/08/2020).
Atas capaian ini BPS memberikan piagam penghargaan bagi Pemerintah Provinsi Sulsel yang diterima langsung Gubernur.
BPS Sulsel sendiri menargetkan, untuk sensus online sebanyak 17 dapat direalisasikan sebanyak 21 persen.
"Jadi ada selisih lebih empat persen. Dalam jumlah 1,9 juta penduduk yang sudah disensus secara online dari target penduduk 8,9 juta. Jadi sisanya 7 juta lagi yang akan kita data secara door to door," jelas Yos.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rudiansyah menyatakan Provinsi Sulsel melampaui target dalam pendataan sensus penduduk secara online. Pendataan dilakukan pada periode Februari hingga Mei lalu.
Baca Juga: September Mendatang, 5.500 Petugas Turun Wawancara Sensus Penduduk
"Provinsi Sulsel melampaui target dalam pendataan sensus penduduk secara online yang dilakukan Februari sampai Mei kemarin," kata Yos Rudiansyah usai bertemu dengan Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, (25/08/2020).
Atas capaian ini BPS memberikan piagam penghargaan bagi Pemerintah Provinsi Sulsel yang diterima langsung Gubernur.
BPS Sulsel sendiri menargetkan, untuk sensus online sebanyak 17 dapat direalisasikan sebanyak 21 persen.
"Jadi ada selisih lebih empat persen. Dalam jumlah 1,9 juta penduduk yang sudah disensus secara online dari target penduduk 8,9 juta. Jadi sisanya 7 juta lagi yang akan kita data secara door to door," jelas Yos.
Lihat Juga :