Pihak RS Batara Siang Sebut Kunjungan Dokter dan Janin Meninggal Tak Berkaitan

Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:12 WIB
loading...
A A A
Dalam rilis itu, Annas juga menyampaikan kronologis kejadian meninggalnya janin tujuh bulan tersebut.

Berdasarkan catatan medik sang pasien bernama Mardatillah dari dokter kandungan, pada usia kehamilan 3 bulan, pasien telah mengalami abortus iminens dengan beberapa kali mengalami perdarahan kecil atau disebut plak. Dokter pun memberi obat penguat serta menyarankan istirahat karena risiko keguguran yang dapat dipicu oleh faktor kelelahan.

Baca juga: Bupati Minta Usut Kasus Bayi Meninggal Dalam Kandungan di RS Batara Siang

"Pemberian obat-obatan dan istirahat total karena janin belum dapat hidup di luar kandungan. Hari ke-7 perawatan, pasien mengalami kontraksi perut dengan denyut jantung janin melemah hingga tidak terdengar sama sekali. Kondisi ini disebut KJDR yang disebabkan oleh karena air ketuban yang berkurang, meskipun telah dilakukan tindakan pertolongan infus dan obat-obatan. Pasien akhirnya dipimpin melahirkan secara spontan," jelasnya.

Annas menambahkan, untuk fakta kedua, dokter tidak pernah mengunjungi pasien dibenarkan dalam catatan rekam medik pasien. Hal ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi pihak RSUD Batara Siang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RS Batara Siang Kini...
RS Batara Siang Kini Punya Kamar Perawatan Pasien Mata dan THT
Respons Mutasi Direktur...
Respons Mutasi Direktur RS Batara Siang, Warga Kirim Karangan Bunga
Sosialisasi Satgas Saber...
Sosialisasi Satgas Saber Pungli di RSUD Batara Siang, Ini Pesan MYL
Rekomendasi
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Berita Terkini
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Infografis
3 Alasan Sananta Tak...
3 Alasan Sananta Tak Dipanggil Timnas Lawan Bahrain dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved