LVRI Minta PPM dan Anggotanya Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

loading...
LVRI Minta PPM dan Anggotanya Bersinergi dengan Pemerintah Daerah
LVRI Jabar menegaskan, anggota PPM dan veteran harus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Foto/Dok.LVRI Jabar
BANDUNG - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Mayjen TNI Purn Tayo Tarmadi, S.Sos meminta Pemuda Panca Marga (PPM) dan seluruh anggotanya bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan di daerahnya masing-masing. Mantan Pangdam III/Siliwangi itu menegaskan, anggota PPM, termasuk seluruh anggota LVRI harus menunjukkan komitmennya untuk turut aktif dalam membangun daerahnya masing-masing.

Hal itu ditegaskan Tayo dalam rapat koordinasi bersama PPM yang dilanjutkan dengan kegiatan pembagian bantuan paket sembako kepada anggota LVRI di Markas LVRI Jawa Barat, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 24 Agustus 2010 kemarin. (Baca: Masih Ada Sisa Perjuangan Veteran di KCVRI)

"Saya menekankan supaya semua turut serta dalam pembangunan di daerahnya masing-masing. Di dalam pembangunan itu harus nyata dan tetap bersinergi dengan pemerintah," tegas Tayo, Selasa (25/8/2020).

Menurut Tayo, tidak sedikit para veteran yang sudah mandiri dan tetap berkarya dengan profesi dan kegiatannya masing-masing. Bahkan, di antaranya ada yang senantiasa berkontribusi kepada LVRI sebagai organisasi naungannya. "Mereka itu ada yang jadi pemborong, pemegang proyek. Kemarin mereka ada yang membantu dari hasil usaha mereka. Tapi itu tidak diwajibkan mereka memberi laporan seperti itu," ujarnya. (Baca: Masyarakat Tionghoa Peduli Bagikan Sembako untuk Veteran)



Dia pun berharap, seluruh anggota PPM dan veteran di Provinsi Jabar mampu menunjukkan komitmennya untuk turut serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat. "Termasuk kegiatan yang didasari komitmen dengan gubernur. Bukan berarti tidak ada duit sepeser akhirnya tidak melakukan apa-apa karena paling tidak kita bisa berkontribusi terhadap kondisi lingkungan yang ada," tegasnya lagi.

Terkait pembagian bantuan kebutuhan pokok kepada anggotanya, Tayo menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk sedikit meringankan beban hidup para anggotanya di tengah kelesuan ekonomi akibat pandemi COVID-19. "Wabah COVID-19 telah menganggu stabilitas ekonomi masyarakat. Bukan hanya masyarakat Indonesia, tetapi hampir di seluruh negara," tandasnya.
(don)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top