Pejabat di Grobogan Tak Pakai Masker, Ini Reaksi Gubernur Jateng
Selasa, 25 Agustus 2020 - 13:16 WIB
loading...
Tangkapan layar cuitan Ganjar Pranowo merespon pejabat yang tidak memakai masker. FOTO : IST
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyentil pejabat yang kedapatan tidak mengenakan masker dalam sebuah acara di Kabupaten Grobogan.
Sentilan tersebut disampaikan Ganjar menanggapi sebuah unggahan di media sosial Twitter tentang peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan.
Cuitan berisi foto-foto kegiatan tersebut diunggah pada Senin (24/8/2020) malam. Dalam foto tersebut terlihat beberapa orang tamu undangan yang diduga pejabat tidak mengenakan masker dan ada juga yang tidak benar dalam mengenakan.
"Tidak tahu siapa dia (orang-orang dalam foto). Tapi kalau tidak salah ada eksekutif, legislatif, ada perangkat desa gitu kalau nggak salah di situ. Kok postingan di dinas itu, lho kok nggak pakai masker?" kata Ganjar Pranowo , Selasa (25/8/2020).
Ia menjelaskan saat ini seringkali masih ditemukan ketidaktertiban terkait protokol kesehatan, baik pemakaian masker maupun jaga jarak. Bahkan ada pejabat publik yang juga belum tertib. Padahal sebagai pejabat publik seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat. (Baca juga : Mata Langit, Cara Baru Nikmati Keindahan 6 Gunung dan Borobudur )
Sentilan tersebut disampaikan Ganjar menanggapi sebuah unggahan di media sosial Twitter tentang peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan.
Cuitan berisi foto-foto kegiatan tersebut diunggah pada Senin (24/8/2020) malam. Dalam foto tersebut terlihat beberapa orang tamu undangan yang diduga pejabat tidak mengenakan masker dan ada juga yang tidak benar dalam mengenakan.
"Tidak tahu siapa dia (orang-orang dalam foto). Tapi kalau tidak salah ada eksekutif, legislatif, ada perangkat desa gitu kalau nggak salah di situ. Kok postingan di dinas itu, lho kok nggak pakai masker?" kata Ganjar Pranowo , Selasa (25/8/2020).
Ia menjelaskan saat ini seringkali masih ditemukan ketidaktertiban terkait protokol kesehatan, baik pemakaian masker maupun jaga jarak. Bahkan ada pejabat publik yang juga belum tertib. Padahal sebagai pejabat publik seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat. (Baca juga : Mata Langit, Cara Baru Nikmati Keindahan 6 Gunung dan Borobudur )
Lihat Juga :