Target 60 Ribu Hektare Peremajaan, Begini Cara PalmCo Gandeng Semua Petani Sawit Indonesia
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 21:28 WIB
loading...
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa saat melakukan tanam perdana sawit mitra Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur seluas 172,25 hektare di Kabupaten Kampar, Riau. PalmCo optimis target PSR seluas 60.000 hektare tercapai menyusul sambutan positif
A
A
A
KAMPAR - Dalam upaya memperkuat sektor perkebunan sawit nasional, Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, telah menetapkan target ambisius peremajaan sawit rakyat seluas 60.000 hektare hingga tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit di Indonesia.
Sejak aksi penggabungan, PalmCo semakin agresif menggandeng semua petani sawit, termasuk petani non plasma, melalui pola kemitraan Offtaker. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, saat acara tanam ulang 172 hektare areal Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.
“Kami telah menjalankan empat program kemitraan dengan petani sawit, termasuk pola single management, kemitraan swadaya atau Offtaker, penyediaan bibit unggul bersertifikat, hingga program pembinaan KUD. Hasilnya, produktivitas petani binaan kami telah melampaui rata-rata nasional, dan kesejahteraan mereka meningkat secara signifikan,” jelas Jatmiko.
Baca Juga: PalmCo Kelola Kebun Sawit Terluas di Dunia, Segini Luasannya
Tahun lalu, PTPN IV PalmCo dianugerahi oleh Kementerian Pertanian RI sebagai model terbaik dalam pola kemitraan dengan petani. Prestasi ini mendorong perusahaan untuk memperluas program Offtaker kepada petani non plasma, dengan harapan produktivitas mereka juga akan meningkat.
Sejak aksi penggabungan, PalmCo semakin agresif menggandeng semua petani sawit, termasuk petani non plasma, melalui pola kemitraan Offtaker. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, saat acara tanam ulang 172 hektare areal Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.
“Kami telah menjalankan empat program kemitraan dengan petani sawit, termasuk pola single management, kemitraan swadaya atau Offtaker, penyediaan bibit unggul bersertifikat, hingga program pembinaan KUD. Hasilnya, produktivitas petani binaan kami telah melampaui rata-rata nasional, dan kesejahteraan mereka meningkat secara signifikan,” jelas Jatmiko.
Baca Juga: PalmCo Kelola Kebun Sawit Terluas di Dunia, Segini Luasannya
Tahun lalu, PTPN IV PalmCo dianugerahi oleh Kementerian Pertanian RI sebagai model terbaik dalam pola kemitraan dengan petani. Prestasi ini mendorong perusahaan untuk memperluas program Offtaker kepada petani non plasma, dengan harapan produktivitas mereka juga akan meningkat.
Lihat Juga :