Penyebab Keruntuhan Kesultanan Mataram Islam, Kehilangan Sosok Sultan Agung hingga Campur Tangan Belanda

Senin, 05 Agustus 2024 - 15:05 WIB
loading...
Penyebab Keruntuhan...
Kesultanan Mataram Islam mencapai puncak kejayaan di masa pemerintahan Sultan Agung. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
KESULTANAN Mataram Islam merupakan sebuah kerajaan bercorak Islam yang pernah eksis di Pulau Jawa. Cikal bakal pendiriannya tak bisa dilepaskan dari sosok Ki Ageng Pemanahan dan putranya, Danang Sutawijaya (Panembahan Senopati).

Pada perkembangannya, Mataram Islam mengalami era kejayaan pada periode kekuasaan Sultan Agung. Menurut berbagai sumber, waktu itu kerajaan mengalami banyak kemajuan, termasuk wilayahnya yang membentang luas.

Baca juga: Asal Usul Alas Mentaok Jadi Kesultanan Mataram yang Disegani

Namun, Mataram Islam berangsur mengalami kemunduran setelah Sultan Agung wafat. Pada akhirnya, kesultanan ini benar-benar runtuh sekitar 1755 M.

Berkaitan dengan keruntuhannya, ada beberapa penyebab yang menjadi Kesultanan Mataram Islam runtuh. Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (5/8/2024), berikut ini ulasannya.

Penyebab Runtuhnya Kesultanan Mataram Islam

1. Kehilangan Sosok Sultan Agung


Sultan Agung sangat anti kolonialisme. Dia pun tak gentar untuk melawan VOC yang dirasa dapat membahayakan kekuasaan Mataram Islam.

Namun, keadaan mulai berubah setelah Sultan Agung wafat. Tak hanya Belanda yang menjadi lebih berani, Mataram Islam juga banyak menghadapi peperangan melawan wilayah-wilayah taklukannya.

Baca juga: 10 Raja Kesultanan Mataram Islam: Dari Awal hingga Menjelang Keruntuhannya

Kondisi tersebut turut membuat keadaan ekonomi dan sosial kerajaan mengalami kemunduran. Kabar buruknya, para penerus Sultan Agung belum punya solusi konkret untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

2. Konflik Internal dan Adu Domba Belanda


Faktor lain yang menjadikan Mataram Islam runtuh adalah terjadinya konflik internal. Terlebih, Belanda yang ingin mengambil kesempatan turut memperkeruh suasana di istana.



Perselisihan antara internal kerajaan diakhiri dengan Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755. Melalui kesepakatan itu, Kesultanan Mataram dibagi menjadi dua kekuasaan, yaitu Nagari Kasultanan Ngayogyakarta dan Nagari Kasunanan Surakarta.

Pada satu sisi, Kasultanan Ngayogyakarta diberikan kepada Hamengkubuwono I, sementara Kasunanan Surakarta diserahkan untuk Pakubuwono III. Momen ini secara praktis menandai akhir riwayat Kesultanan Mataram Islam.

Demikianlah ulasan mengenai penyebab keruntuhan Kesultanan Mataram Islam.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sejarah Kerajaan-Kerajaan...
Sejarah Kerajaan-Kerajaan Islam dan Peninggalannya di Nusantara
Kebakaran di Manggarai,...
Kebakaran di Manggarai, Jalan Sultan Agung hingga Tambak Macet
Ramalan Jayabaya Soal...
Ramalan Jayabaya Soal Teknologi Satu Persatu Terbukti Menjadi Kenyataan
Rekomendasi
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Infografis
Komodo Gigit Balita...
Komodo Gigit Balita Hingga Pergelangan Tangan Putus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved