alexametrics

Polisi Tangkap Satu Keluarga Pengguna Sabu-sabu di Pringsewu

loading...
Polisi Tangkap Satu Keluarga Pengguna Sabu-sabu di Pringsewu
Anggota Polsek Pringsewu Kota mengamankan satu keluarga warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. iNewsTV/Indra Siregar
A+ A-
PRINGSEWU - Anggota Polsek Pringsewu Kota mengamankan satu keluarga warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Barang bukti yang disita berupa plastik klip berisi kristal diduga sabu seberat 0,4 gram, bong, dan pirek dengan sabu sisa pakai.

Anggota Tekab 308 Polsek Pringsewu Kota menggerebek rumah tersangka pengguna sabu-sabu setelah mendapat informasi masyarakat. Barang bukti ditemukan di atas meja dapur dan berdasar hasil tes urine dua tersangka, YM dan DP, positif menggunakan narkoba, sedang SE negatif.

Polisi juga menciduk tersangka DP (32) anak kandungnya dan pacarnya SE (29). Barang bukti yang disita berupa plastik klip berisi kristal diduga sabu seberat 0,4 gram, bong, dan pirek dengan sabu-sabu sisa pakai.



Tersangka DP mengaku mendapatkan sabu-sabu dari rekannya berinisial G warga Kabupaten Pesawaran seharga Rp500.000. Sampai saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto mengatakan, ketiganya diamankan berdasar informasi masyarakat. Kemudian plastik klip berisi sabu-sabu sisa pakai, tujuh plastik klip, dan satu unit ponsel.

Dari informasi yang didapat serta serangkaian penyelidikan para terduga yang sedang berada di dapur, diamankan tanpa perlawanan. Saat itu mereka diduga sedang mengonsumsi sabu-sabu di rumah DP.

“Ketiganya di bawa ke Polres Tanggamus untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait sabu-sabu yang didapat satu keluarga ini,” katanya, Selasa (13/8/2019).
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak