Dedi Mulyadi: Kasus Eky-Vina Cirebon adalah Amarah Aep dan Iptu Rudiana
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Aep bercerita tentang adanya anak-anak yang suka berkumpul di gang, kemudian nongkrong, kemudian disambungkan dengan kematian. “Maka api dan api bertemu dan terbakar lah Cirebon dengan amarah itu,” ujar Dedi.
Baca juga; Iptu Rudiana Somasi Dedi Mulyadi, Dede, dan Liga Akbar
Dedi pun mengatakan seluruh amarah itu terjadi karena karena ekonomi. Mereka tidak punya koneksi terhadap kekuasaan, tidak punya koneksi terhadap advokasi yang mapan, bahkan tidak punya koneksi terhadap ekonomi yang membuat terpuruk.
“Kenapa ekonomi? Mereka itu kenapa dihinakan. Mereka itu kenapa ditindas, mereka itu kenapa diperlakukan tidak adil tanpa bisa melakukan perlawanan hukum yang kuat karena mereka tak memiliki apa pun dalam hidup,” katanya.
“Seorang miskin ketika dia menghadapi masalah, jangankan untuk menyelesaikan masalah meninggalkan pekerjaan, kehilangan beras dalam satu hari itu, kehilangan pendapatan satu hari itu membuat dunia menjadi gulita dan akhirnya dia menyerah dengan keadaan. Ini akibat apa negara tidak hadir di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.
Baca juga; Iptu Rudiana Somasi Dedi Mulyadi, Dede, dan Liga Akbar
Dedi pun mengatakan seluruh amarah itu terjadi karena karena ekonomi. Mereka tidak punya koneksi terhadap kekuasaan, tidak punya koneksi terhadap advokasi yang mapan, bahkan tidak punya koneksi terhadap ekonomi yang membuat terpuruk.
“Kenapa ekonomi? Mereka itu kenapa dihinakan. Mereka itu kenapa ditindas, mereka itu kenapa diperlakukan tidak adil tanpa bisa melakukan perlawanan hukum yang kuat karena mereka tak memiliki apa pun dalam hidup,” katanya.
“Seorang miskin ketika dia menghadapi masalah, jangankan untuk menyelesaikan masalah meninggalkan pekerjaan, kehilangan beras dalam satu hari itu, kehilangan pendapatan satu hari itu membuat dunia menjadi gulita dan akhirnya dia menyerah dengan keadaan. Ini akibat apa negara tidak hadir di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :