Forkas Jatim Berharap Ekonomi Jatim Pulih di Semester II/2020

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:45 WIB
loading...
Forkas Jatim Berharap...
Ketua Umum Forkas Jatim Nur Cahyudi saat memberikan bantuan APD di Gedung Negara Grahadi. Bantuan diterima langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Foto/Ist
A A A
SURABAYA - Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur (Jatim) menyebut, selama pandemi COVID-19 sektor industri mengalami penurunan kinerja. Bahkan, industri sepatu terkontraksi hingga 90%. Sedangkan industri furniture turun 60%.

Ketua Umum Forkas Jatim Nur Cahyudi berharap, dalam semester II 2020 ini ekonomi Jatim bisa bergerak kembali. Meskipun tidak begitu signifikan, dia yakin ekonomi tetap berjalan.

Sebab, pada masa new normal ini, kondisi ekonomi masih berada dalam situasi yang kurang baik. Semua sektor mengalami penurunan kapasitas.

"Tidak hanya industri furniture dan sepatu, industri perhiasan juga sama. Pada Maret-Juni, industri perhiasan tutup dan baru kembali melakukan produksi. Sekarang toko-toko banyak orang yang menjual emas. Artinya daya beli masyarakat sekarang juga sudah mulai menurun," katanya, Senin (24/8/2020).

Menghadapi ancaman resesi ekonomi, Nur Cahyadi menjelaskan jika para pelaku usaha dituntut untuk melakukan efisiensi tinggi, diversifikasi produk, dan memperhatikan kualitas produk.

Harganya juga harus menyesuaikan dengan daya beli masyarakat. "Kami harap di semester dua dan masa new normal COVID-19, ekonomi Jatim bisa berangsur pulih," terangnya.

Akibat pandemi COVID-19, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Jatim selama triwulan II 2020 minus 5,90%. Sebagian besar lapangan usaha mengalami kontraksi.

Semua komponen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Menurut Pengeluaran mengalami kontraksi. Kontraksi terendah pada Ekspor Luar Negeri 0,27%. Disusul pengeluaran konsumsi pemerintah 1,06%, pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) 3,45%, pengeluaran konsumsi rumah tangga 4,79%, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 7,55% dan impor luar negeri 18,70%.

Terkontraksinya semua komponen dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang menyebabkan adanya kebijakan pemerintah dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sehingga membatasi ruang gerak masyarakat maupun perusahaan dalam beraktivitas. Hal itu berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perluas Pasar, Bank...
Perluas Pasar, Bank Jatim Fasilitasi UMKM Ikuti Misi Dagang di Ternate
Resmi Dilantik sebagai...
Resmi Dilantik sebagai Gubernur dan Wagub, Khofifah-Emil Siap Sinergikan Nawa Bhakti Satya dengan Asta Cita
Pemprov Jatim Salurkan...
Pemprov Jatim Salurkan 870.000 Dosis Vaksin PMK ke 38 Kabupaten/Kota
Pj Gubernur Jatim Pimpin...
Pj Gubernur Jatim Pimpin Pembersihan Eceng Gondok dan Sampah Penyebab Banjir di Sidoarjo
Dua BUMD Jatim Berubah...
Dua BUMD Jatim Berubah Jadi Perseroda, Pj Gubernur Adhy: Dapat Tunjang Kinerja untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pastikan Ternak Layak...
Pastikan Ternak Layak Dijual, Pj. Gubernur Adhy Tinjau Pasar Hewan Kota Probolinggo
Jatim Raih Penghargaan...
Jatim Raih Penghargaan Daya Saing Daerah Fiskal Tinggi, Pj. Gubernur Adhy: Penyemangat Tingkatkan Kinerja
Peringatan Hari Disabilitas...
Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Bank Jatim Raih Penghargaan dari Pemprov
Pertama Kali Gelar Kompetisi...
Pertama Kali Gelar Kompetisi Film Asli Jatim, Pj Gubernur Adhy Beri Apresiasi
Rekomendasi
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
Verrell Bramasta Akui...
Verrell Bramasta Akui Dekat dengan Fuji, Sering Olahraga dan Habiskan Waktu Bersama
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Harus Selalu Menjaga Wudu
Berita Terkini
Dituduh Masuk Rumah...
Dituduh Masuk Rumah Kades Tanpa Izin, Remaja Ditabrak Motor lalu Ditelanjangi Keliling Kampung
7 menit yang lalu
Cerita Pemudik Terjebak...
Cerita Pemudik Terjebak Berjam-jam di Pantura Cirebon saat Arus Balik
55 menit yang lalu
Korban Mafia Tanah Pertanyakan...
Korban Mafia Tanah Pertanyakan Polda Sulut Tak Umumkan Nama Tersangka
1 jam yang lalu
Festival Perahu Baganduang...
Festival Perahu Baganduang di Kuansing Dibuka, Ini Penampakannya
1 jam yang lalu
Turun dari Mobil Tanpa...
Turun dari Mobil Tanpa Sepengetahuan Keluarga, Bocah asal Bogor Tertinggal di Rest Area saat Arus Balik
1 jam yang lalu
Waspadai Banjir Jakarta!...
Waspadai Banjir Jakarta! Pintu Air Sunter Hulu Siaga Satu
2 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved