Silaturahim Kebhinekaan, Kapolda Jateng-Habib Lutfi Ajak Masyakarat Perkuat Toleransi
Senin, 24 Agustus 2020 - 16:25 WIB
loading...
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Habib Lutfi Bin Yahya menghadiri Silaturahim Kebhinekaan dan Doa Bersama di Mapolres Banyumas, Senin (24/8/2020). Foto/Dok Humas Polda Jateng
A
A
A
BANYUMAS - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama ulama kharismatik Habib Lutfi Bin Yahya menghadiri kegiatan Silaturahim Kebhinekaan dan Doa Bersama di Mapolres Banyumas, Senin (24/8/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng mengajak masyarakat untuk menghargai satu sama lain dan menghilangkan perasaan intoleransi. Ia menegaskan, sikap intolerasansi adalah salah satu pemicu konflik dalam masyarakat.
"Intoleransi apabila dibiarkan akan memicu sikap radikalisme dan berujung pada perbuatan terorisme, maka mari kita bersikap toleransi agar masyarakat senantiasa damai sentosa," tegas Kapolda.
Sementara, Habib Luthfi menyatakan dengan menjaga persatuan dan kesatuan maka bangsa dan negara Indonesia semakin kokoh dan kuat serta tidak mudah digoyahkan oleh para pengacau.
"Kita harus semakin kokoh menjaga bangsa ini. Karena semakin menjaga persatuan dan kesatuan, negara kita akan sulit diruntuhkan oleh para pengacau NKRI," tandas Habib Luthfi.
Ia mengingatkan khalayak agar tidak mudah tergoyahkan dengan iming-iming apapun, juga agar tak ada pihak yang mencoba-coba menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Dalam menghadapi tahun politik ini, bangsa Indonesia harus tetap memiliki prinsip yang kuat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng mengajak masyarakat untuk menghargai satu sama lain dan menghilangkan perasaan intoleransi. Ia menegaskan, sikap intolerasansi adalah salah satu pemicu konflik dalam masyarakat.
"Intoleransi apabila dibiarkan akan memicu sikap radikalisme dan berujung pada perbuatan terorisme, maka mari kita bersikap toleransi agar masyarakat senantiasa damai sentosa," tegas Kapolda.
Sementara, Habib Luthfi menyatakan dengan menjaga persatuan dan kesatuan maka bangsa dan negara Indonesia semakin kokoh dan kuat serta tidak mudah digoyahkan oleh para pengacau.
"Kita harus semakin kokoh menjaga bangsa ini. Karena semakin menjaga persatuan dan kesatuan, negara kita akan sulit diruntuhkan oleh para pengacau NKRI," tandas Habib Luthfi.
Ia mengingatkan khalayak agar tidak mudah tergoyahkan dengan iming-iming apapun, juga agar tak ada pihak yang mencoba-coba menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Dalam menghadapi tahun politik ini, bangsa Indonesia harus tetap memiliki prinsip yang kuat,” tegasnya.
Lihat Juga :