Angkat Budaya Lokal, Film Puang Bos Kenalkan Sejarah Pembuatan Kapal Pinisi
Sabtu, 27 Juli 2024 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendapatkan sentuhan lokal yang kuat dalam Film Puang Bos, rumah produksi MMFilm pun melibatkan banyak pekerja film yang berasal atau pun memiliki latar belakang Sulawesi Selatan. Hal itu pun diakui oleh sang sutradara Adink Liwutang.
“Sebenarnya saya dari Jakarta sendiri cuma bawa satu asisten sutradara. Selebihnya crew dari DOP dan kreatif saya dibantu adik sutradara lokal sini dan soundtrack musik ini saya pakai teman teman musisi lokal,” jelas Andik Liwutang di Pantai Losari, Sabtu (27/7/2024).
Baca Juga: Lestarikan Lagu Bugis-Makassar, Pemuda Gowa Ganjar Gelar Lomba Lagu
Kentalnya budaya lokal, khususnya Makassar dalam film ini, juga menjadi tantangan bagi dua pemeran utama Michelle Ziudith dan Ibrahim Risyad. Apalagi, keduanya bukan asli berasal dari Makassar.
Di sinilah pendalaman karakter menjadi ujian, khususnya terkait penggunaan dialek lokal. ”Yang pasti memang imbuhan di logat bahasa Makassar itu sangat sulit karena sangat banyak ya ada. Mungkin dulu aku sering dengar,” ungkapnya.
“Sebenarnya saya dari Jakarta sendiri cuma bawa satu asisten sutradara. Selebihnya crew dari DOP dan kreatif saya dibantu adik sutradara lokal sini dan soundtrack musik ini saya pakai teman teman musisi lokal,” jelas Andik Liwutang di Pantai Losari, Sabtu (27/7/2024).
Baca Juga: Lestarikan Lagu Bugis-Makassar, Pemuda Gowa Ganjar Gelar Lomba Lagu
Kentalnya budaya lokal, khususnya Makassar dalam film ini, juga menjadi tantangan bagi dua pemeran utama Michelle Ziudith dan Ibrahim Risyad. Apalagi, keduanya bukan asli berasal dari Makassar.
Di sinilah pendalaman karakter menjadi ujian, khususnya terkait penggunaan dialek lokal. ”Yang pasti memang imbuhan di logat bahasa Makassar itu sangat sulit karena sangat banyak ya ada. Mungkin dulu aku sering dengar,” ungkapnya.
Lihat Juga :