Kasus Korupsi Anak Jadi Ganjalan Karna Sobahi di Pilbup Majalengka 2024

Kamis, 25 Juli 2024 - 11:44 WIB
loading...
Kasus Korupsi Anak Jadi...
Mantan bupati Karna Sobahi mendapat batu ganjalan dalam pertarungan Pilbup Majalengka 2024. Hal ini karena kasus korupsi yang menjerat anaknya. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
MAJALENGKA - Pemilihan Bupati (Pilbup) Majalengka 2024 terus memanas menjelang pendaftaran di bulan Agustus. Berbagai nama mulai muncul ke permukaan, termasuk petahana Karna Sobahi. Karna menjabat bupati Majalengka periode 2028-2023.

Namun Karna Sobahi terdapat batu ganjalan dalam Pilkada 2024 ini. Ganjalan tersebut yakni kasus korupsi yang dilakukan anak dari mantan orang nomor satu di Majalengka tersebut. Baca juga: Tersangka Dugaan Korupsi, Anak Karna Sobahi Diberhentikan Sementara dari ASN

Seperti diketahui anak Karna Sobahi, Kepala BKPSDM Majalengka Irfan Nur Alam telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) atas tindak pidana korupsi pembangunan Pasar Sindangkasih, Cigasong, Majalengka. Pengamat Politik Universitas Islam Bandung, Muhammad E. Fuady menilai kasus ini membuat Karna Sobahi sulit mendapatkan dukungan publik Majalengka.

“Sayangnya di Pilkada ini ia mendapat batu sandungan berupa kasus yang melibatkan keluarga. Kasus yang terjadi pada lima tahun terakhir dapat melemahkan dukungan publik,” kata Fuady dalam keterangannya, Kamis (25/7/2024).

Fuady menambahkan, di zaman media sosial dan kecepatan informasi seperti sekarang, masyarakat lebih perhatian dengan isu-isu sensitif seperti korupsi. Menurutnya, besar kemungkinan Karna akan ditinggalkan oleh para pendukungnya.

“Masyarakat sangat aware terhadap track record kandidat politik, apalagi jika isu itu bersifat lokal dan mendekati masa Pilkada. Artinya ada unsur proximity, keintiman warga Majalengka secara psikologis dan geografis dengan isu tersebut,” tuturnya.

Oleh karena itu, Fuady menegaskan, Karna bisa mendapatkan banyak kerugian dengan adanya kasus yang terjadi di salah satu anggota keluarganya. Karenanya, ia meyakini, dukungan masyarakat Majalengka akan tersalurkan kepada kandidat lainnya.

“Isu negatif di lingkaran mantan bupati berpotensi besar membuat pemilih mengalihkan dukungan pada kandidat lainnya. Garansi penyelenggaraan good governance itu harus dimulai dari kandidat dan lingkaran pengusung,” tandasnya. Baca juga: Silaturahmi ke DPP PKB, Perindo Diskusikan Pilkada 2024

Seperti diketahui, anak Karna Sobahi, Irfan Nur Alam telah ditetapkan Kejati Jabar sebagai salah satu tersangka korupsi terkait pembangunan Pasar Sindangkasih Cigasong, Majalengka. Irfan sudah mendapatkan sanksi berupa pemberhentian sementara sebagai ASN di lingkungan Pemda Majalengka. Pemberhentian sementara ini dilakukan sesuai dengan ketentuan UU No 20/2023 tentang ASN.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Normans Luntungan Apresiasi...
Normans Luntungan Apresiasi Langkah Kejati Sulut Usut Korupsi Gunung Ruang
Mantan Gubernur Lampung...
Mantan Gubernur Lampung Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp271 Miliar
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Asrul Azis di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Rekomendasi
Daftar 8 Tim Terbaik...
Daftar 8 Tim Terbaik yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved