Pusat Perlindungan Orangutan di Berau Kaltim Terancam Aktivitas Tambang Ilegal

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:49 WIB
loading...
Pusat Perlindungan Orangutan...
Sebanyak 11 individu orangutan yang dirawat di sekolah hutan pusat penyelamatan orangutan, Berau, Kaltim terancam aktivitas tambang batu bara ilegal. Foto/Yovanda Novi
A A A
BERAU - Sebanyak 11 individu orangutan yang dirawat di sekolah hutan pusat penyelamatan orangutan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) terancam aktivitas tambang batu bara ilegal.

Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur berencana memindahkan sebagian dari 11 orangutan di sekolah itu lantaran terganggu dengan aktivitas tambang ilegal.

Baca juga: Langka, Orangutan Kalimantan Terekam Memakan Kukang

Kegiatan pertambangan yang dilakukan secara masif, dinilai dapat mengancam keselamatan semua orangutan yang tengah dirawat.

Kepala BKSDA Kaltim, Ari Wibawanto menjelaskan sekolah hutan di Kabupaten Berau berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) untuk Hutan Penelitian Labanan.



Hutan tersebut memiliki nilai konservasi tinggi dan meerupakan habitat orangutan. Namun beberapa bulan terakhir, pihaknya menemukan aktivitas tambang ilegal dengan kegiatan membuka hutan yang masif.

“Area sekolah hutan di Labanan seluas 5 hektare, kondisi di lapangan tak jauh dari situ ada kegiatan tambang ilegal. Jaraknya hanya 1 kilo meter, dan dikhawatirkan aktivitas itu akan terus mendekat ke sekolah hutan,” katanya.

Baca juga: Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa

Disebutkan Ari, aktivitas pertambangan itu sangat mempengaruhi kegiatan di sekolah hutan. Suara gemuruh dari penggalian dan alat berat terdengar hingga ke sekolah hutan.

Dikhawatirkan orangutan setres dan ketakutan hingga berpengaruh pada Kesehatan semua orangutan.

“Kita tetap pertahankan sekolah hutannya sampai saat ini. Tapi kalau kondisinya terus begini, mau tidak mau kita harus mengambil beberapa opsi,” sebutnya.

Salah satu opsi yang sudah direncanakan adalah memindahkan sebagian orangutan ke daerah yang lebih aman.

“Jika ada gangguan di sekeliling sekolah hutan, maka akan mempengaruhi keberhasilan sekolah hutan itu sendiri. Memindahkan sebagian adalah salah satu opsi yang diambil,” ungkapnya.

Rencananya sebagian orangutan itu akan dipindah ke sekolah hutan yang baru. Lokasinya betrada di perbatasan Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur.

“Kita upayakan memindahkan orangutan yang sudah cukup layak dipindahkan. Tentunya melihat kondisi kesehatannya, usia dan kemandirian selama bersekolah di sekolah hutan,” paparnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Bea Cukai Langsa dan...
Bea Cukai Langsa dan Tim Gabungan Gagalkan Ekspor Ilegal Ratusan Satwa Dilindungi
Akses Internet di Desa-desa...
Akses Internet di Desa-desa Terpencil Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Gubernur Kaltim Rudy...
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Terpilih Jadi Ketua APPSI, Ini Kiprahnya
Koeksistensi Manusia-Orang...
Koeksistensi Manusia-Orang Utan Tapanuli Butuh Kolaborasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka Korupsi Tambang Samin Tan, Langsung Ditahan
Bahlil Pastikan Kenaikan...
Bahlil Pastikan Kenaikan Royalti Tambang Belum Akan Diterapkan Juni 2026
Rekomendasi
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved