Demi Anak Sekolah di Desa Tak Terlambat, AKP Idham Rela Jemput Pakai Truk Dalmas
Jum'at, 01 Mei 2020 - 20:20 WIB
loading...
Para siswa SMPN 2 Konawe Selatan warga Desa Anduna Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menaiki truk Dalmas Polres Konawe Selatan.Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A
A
A
Setiap pagi sekitar pukul 07.00 WITA belasan anak sekolah di Desa Anduna, Kecamatan Tinaggae, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, berdiri di pinggir jalan. Mereka dengan sabar menunggu mobil truk Dalmas milik Polres Konewe Selatan.
Begitu mobil truk Dalmas yang dikemudikan AKP Idham Syukri tiba, para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Konawe Selatan itu berhamburan masuk ke dalam mobil. Raut wajah mereka bahagia, karena tidak terlambat lagi ke sekolah.
Yah, itulah romantika kehidupan siswa di Desa Anduna yang di tempat mereka tidak ada transportasi umum. Para siswa tersebut sebelumnya selalu terlambat datang ke sekolah. AKP Idham Syukri yang menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Konawe Selatan, saat itu melintas di Desa Anduna.
Perwira pertama tersebut, melihat belasan anak sekolah berjalan menuju sekolah yang berjarak 12 kilometer (km) dari desa mereka. Saat itu, sudah pukul 08.00 WITA, sementara para siswa tersebut masih berjalan menuju sekolah.
Hati kecil AKP Idham Syukri berkata,"Pukul 08.00 WITA mereka masih di jalan, pasti para siswa itu terlambat ke sekolah," ujarnya dalam hati.
Begitu mobil truk Dalmas yang dikemudikan AKP Idham Syukri tiba, para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Konawe Selatan itu berhamburan masuk ke dalam mobil. Raut wajah mereka bahagia, karena tidak terlambat lagi ke sekolah.
Yah, itulah romantika kehidupan siswa di Desa Anduna yang di tempat mereka tidak ada transportasi umum. Para siswa tersebut sebelumnya selalu terlambat datang ke sekolah. AKP Idham Syukri yang menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Konawe Selatan, saat itu melintas di Desa Anduna.
Perwira pertama tersebut, melihat belasan anak sekolah berjalan menuju sekolah yang berjarak 12 kilometer (km) dari desa mereka. Saat itu, sudah pukul 08.00 WITA, sementara para siswa tersebut masih berjalan menuju sekolah.
Hati kecil AKP Idham Syukri berkata,"Pukul 08.00 WITA mereka masih di jalan, pasti para siswa itu terlambat ke sekolah," ujarnya dalam hati.
Lihat Juga :