Miris! Bayi Bidan Alami Kelumpuhan Gegara Dokter di Gunungkidul Salah Tangani Persalinan

Sabtu, 06 Juli 2024 - 08:11 WIB
loading...
A A A
Namun, setelah dua jam, bayinya masih belum diserahkan. Merasa ada yang janggal, suaminya diminta mengecek kondisi bayi dan mengadzaninya. Saat itu, mereka melihat bahwa satu tangan bayi terbalut kain, sementara tangan lainnya tidak.

Nurul terkejut mendengar keterangan dokter bahwa bayinya lahir dengan berat 4,8 kilogram dan lengan kiri yang tidak dapat bergerak atau lumpuh. Ia syok namun berpikiran positif bahwa lengan anaknya hanya patah tulang dan bisa disembuhkan.

Setelah persalinan, Nurul membawa anaknya ke RSUD Wonosari, di mana ia kaget mendengar bahwa terdapat kerusakan saraf tangan bayi yang mengakibatkan kelumpuhan. Peristiwa ini membuatnya menduga adanya malapraktik selama proses persalinan.

Ia sangat menyayangkan permintaan operasi sesar yang diabaikan oleh dokter. Selama enam bulan, Nurul mencari rumah sakit yang dapat menyembuhkan anaknya, namun hingga kini tangan anaknya belum pulih.

Tidak ada bentuk pertanggungjawaban dari RSIA Allaudya, sehingga ia mengadukan peristiwa tersebut ke Polres Gunungkidul. ”Kami dan pihak rumah sakit sempat mediasi di Polres Gunungkidul, namun hingga kini tak ada solusi,” jelasnya.

Nurul juga mengadukan dokter yang menangani ke Majelis Kehormatan Dokter Indonesia (MKDI) di Jakarta, dengan tuduhan praktik kedokteran yang tidak kompeten dan tidak memberikan penjelasan yang jujur kepada pasien.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak RS Allaudya Gunungkidul belum memberikan penjelasan resmi.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Ibu dan Bayi...
Soroti Ibu dan Bayi Meninggal setelah Ditolak 4 RS, Sri Gusni: Evaluasi Sistem Layanan Maternal
Begini Cara Sindikat...
Begini Cara Sindikat Perdagangan Bayi Dapatkan Mangsa, Jerat Orang Tua Korban Lewat Facebook
Brigadir Ade Kurniawan...
Brigadir Ade Kurniawan Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Bayinya
Polda Jabar Bongkar...
Polda Jabar Bongkar Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura, 12 Perempuan Ditangkap
Sejumlah Wilayah Bekasi...
Sejumlah Wilayah Bekasi Masih Terendam Banjir, Jalan Perjuangan Lumpuh
IBI Pecahkan Rekor Skrining...
IBI Pecahkan Rekor Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rekomendasi
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved