Taktik Jitu Gajah Mada Tunjuk Putra Pendeta Brahma Perluas Majapahit di Kerajaan Bali
Jum'at, 05 Juli 2024 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kisah Arca Gayatri, Sebuah Warisan Abadi Kerajaan Majapahit
Klan ini diberi tugas sensitif yang terkait dengan sistem kuil dan tatanan desa, melalui dewan tradisional "rumah panjang" yang terdiri dari laki-laki desa yang menikah. Tak heran jika kemegahan dan tampilan Majapahit dengan mulus berpadu dengan adat-istiadat Bali.
Babad sejarah Bali pun direvisi untuk nenjelaskan bagaimana para bangsawan, pangeran, pendeta, pejabat,, dan seniman terhubung dengan kebesaran imperium yang tengah mekar itu pada pendirian keraton dan istananya di Samprangan.
Arsitektur bangunannya memasukkan unsur-unsur Jawa dan Hindu. Namun pernak-pernik dan emblemnya, termasuk keris Ganja Dungkul yang sakral itu, tetap dirancang untuk menciptakan dan memelihara tatanan imperium yang berkiblat pada pusat dunia, yakni Majapahit.
Klan ini diberi tugas sensitif yang terkait dengan sistem kuil dan tatanan desa, melalui dewan tradisional "rumah panjang" yang terdiri dari laki-laki desa yang menikah. Tak heran jika kemegahan dan tampilan Majapahit dengan mulus berpadu dengan adat-istiadat Bali.
Babad sejarah Bali pun direvisi untuk nenjelaskan bagaimana para bangsawan, pangeran, pendeta, pejabat,, dan seniman terhubung dengan kebesaran imperium yang tengah mekar itu pada pendirian keraton dan istananya di Samprangan.
Arsitektur bangunannya memasukkan unsur-unsur Jawa dan Hindu. Namun pernak-pernik dan emblemnya, termasuk keris Ganja Dungkul yang sakral itu, tetap dirancang untuk menciptakan dan memelihara tatanan imperium yang berkiblat pada pusat dunia, yakni Majapahit.
(ams)
Lihat Juga :