Keluarga Besar FK Unair Bergerak, Tolak Pencopotan Prof Budi Santoso
Kamis, 04 Juli 2024 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Spanduk lain dicetak besar dengan tulisan #SAVE PROF BUS. Ada lagi dari Neurology menyindir mengenai kebebasan berpendapat.
"Kebebasan Berpendapat adalah Hak Setiap Warga Negara" #standwithProfBUS #Bangga Alumni Unair.
Baca juga: Dekan FK Unair Dipecat Gegara Tolak Dokter Asing, Para Dekan Se-Indonesia Bereaksi!
Mantan Rektor Unair 2001-2006 dr Puruhito juga hadir di tengah-tengah civitas akademika FK Unair yang sejak pagi sudah bersemangat untuk aksi.
"Di sini saya berdiri sebagai warga FK Unair, selain juga sebagai mantan rektor, saya hari ini sangat berduka cita mendengar apa yang telah diputuskan Rektor Unair terhadap dekan kita Profesor Bus (Budi Santoso)," kata Puruhito saat orasi.
Puruhito berpendapat, tindakan pimpinan Unair memecat Budi tidak sesuai dengan prosedur, salah satunya dalam Pasal 53 Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 2014 Tentang Statuta Unair.
"Kebebasan Berpendapat adalah Hak Setiap Warga Negara" #standwithProfBUS #Bangga Alumni Unair.
Baca juga: Dekan FK Unair Dipecat Gegara Tolak Dokter Asing, Para Dekan Se-Indonesia Bereaksi!
Mantan Rektor Unair 2001-2006 dr Puruhito juga hadir di tengah-tengah civitas akademika FK Unair yang sejak pagi sudah bersemangat untuk aksi.
"Di sini saya berdiri sebagai warga FK Unair, selain juga sebagai mantan rektor, saya hari ini sangat berduka cita mendengar apa yang telah diputuskan Rektor Unair terhadap dekan kita Profesor Bus (Budi Santoso)," kata Puruhito saat orasi.
Puruhito berpendapat, tindakan pimpinan Unair memecat Budi tidak sesuai dengan prosedur, salah satunya dalam Pasal 53 Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 2014 Tentang Statuta Unair.
Lihat Juga :