Perluas Jaringan Pasar, Bank Jatim Fasilitasi UMKM Binaan di Misi Dagang Bali
Senin, 01 Juli 2024 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
“Produk-produk unggulan UMKM Binaan Bank Jatim tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di daerah Bali,” ujarnya.
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengungkapkan, Jatim dan Bali telah mencatatkan sejarah baru dalam Misi Dagang ini. Acara yang menyatukan para pelaku usaha dari kedua provinsi ini sukses mencatatkan transaksi lebih dari Rp425 miliar.
“Bali menjadi provinsi tujuan pertama misi dagang di tahun 2024. Kami senang karena semangat pelaku usaha sangat tinggi dan ini merupakan rekor tertinggi transaksi selama ini,” tegasnya. Baca juga: Dinkop UKM Jatim Hentikan Kegiatan Bimtek bagi Pelaku UMKM
Dalam misi dagang ini, Jatim berhasil menjual komoditas senilai Rp301,19 miliar. Komoditas yang dijual antara lain pakan ikan dan udang, benih tanaman, rokok, dan mesin TTG. Selain itu, juga ada daging beku, beras, daging bebek, produk fashion, daging sapi, fillet Dori, gurita, makanan ringan, buah-buahan, mesin jahit, bawang merah, pupuk, kedelai, dan kapulaga hijau.
Kemudian Jatim membeli komoditas dari Bali senilai Rp123,8 miliar meliputi kunyit kering, biji kopi, hasil perikanan, dan kelapa. “Misi dagang ini juga menjadi peluang ekonomi baik bagi pelaku usaha Jatim maupun Bali," tandasnya.
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengungkapkan, Jatim dan Bali telah mencatatkan sejarah baru dalam Misi Dagang ini. Acara yang menyatukan para pelaku usaha dari kedua provinsi ini sukses mencatatkan transaksi lebih dari Rp425 miliar.
“Bali menjadi provinsi tujuan pertama misi dagang di tahun 2024. Kami senang karena semangat pelaku usaha sangat tinggi dan ini merupakan rekor tertinggi transaksi selama ini,” tegasnya. Baca juga: Dinkop UKM Jatim Hentikan Kegiatan Bimtek bagi Pelaku UMKM
Dalam misi dagang ini, Jatim berhasil menjual komoditas senilai Rp301,19 miliar. Komoditas yang dijual antara lain pakan ikan dan udang, benih tanaman, rokok, dan mesin TTG. Selain itu, juga ada daging beku, beras, daging bebek, produk fashion, daging sapi, fillet Dori, gurita, makanan ringan, buah-buahan, mesin jahit, bawang merah, pupuk, kedelai, dan kapulaga hijau.
Kemudian Jatim membeli komoditas dari Bali senilai Rp123,8 miliar meliputi kunyit kering, biji kopi, hasil perikanan, dan kelapa. “Misi dagang ini juga menjadi peluang ekonomi baik bagi pelaku usaha Jatim maupun Bali," tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :