Gegara Cicilan, Anak di Makassar Injak Tangan dan Kaki Ibunya Sampai Berdarah
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 12:18 WIB
loading...
Seorang anak bernama Hamzah (48 tahun) tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, Indah Dg Bollo (70 tahun), hanya karena persoalan cicilan sepeda motor. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Seorang anak bernama Hamzah (48 tahun) tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, Indah Dg Bollo (70 tahun), hanya karena persoalan cicilan sepeda motor. Alhasil Hamzah dijemput Tim Resmob Polsek Panakkukang di kediamannya Jalan Barawaja, Kota Makassar, Jumat (21/08/2020) dini hari.
Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan insiden penganiyaan itu terjadi pada Kamis 16 Agustus 2020. Kala itu Hamzah mendatangi rumah ibunya yang kebetulan tinggal bersama cucunya yang tak lain adalah ponakannya, Hendrik.
Kedatangan Hamzah di rumah sang ibu di Jalan Musyawarah, Kecamatan Panakkukang bermaksud menagih angsuran motor ke Hendrik. Disebutkan Halim terjadi adu mulut antara paman dan ponakan tersebut. Baca : Penyamaran Polisi Berhasil, Penipu Jual Beli Online Ditangkap
"Posisinya ibunya (korban) mau melerai keduanya, cuman langsung didorong sama pelaku. Di situ korban ditampar, diinjak-injak kaki dan tangannya sampai berdarah. Keponakannya juga dipukul, gegara tagihan cicilan motor," ucap Halim.
Sang ibu, lanjut Halim sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka penuh darah di beberapa bagian tubuh. Setelah itu lalu melaporkan perbuatan anak kandungnya ke Mapolsek Panakukang.
Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan insiden penganiyaan itu terjadi pada Kamis 16 Agustus 2020. Kala itu Hamzah mendatangi rumah ibunya yang kebetulan tinggal bersama cucunya yang tak lain adalah ponakannya, Hendrik.
Kedatangan Hamzah di rumah sang ibu di Jalan Musyawarah, Kecamatan Panakkukang bermaksud menagih angsuran motor ke Hendrik. Disebutkan Halim terjadi adu mulut antara paman dan ponakan tersebut. Baca : Penyamaran Polisi Berhasil, Penipu Jual Beli Online Ditangkap
"Posisinya ibunya (korban) mau melerai keduanya, cuman langsung didorong sama pelaku. Di situ korban ditampar, diinjak-injak kaki dan tangannya sampai berdarah. Keponakannya juga dipukul, gegara tagihan cicilan motor," ucap Halim.
Sang ibu, lanjut Halim sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka penuh darah di beberapa bagian tubuh. Setelah itu lalu melaporkan perbuatan anak kandungnya ke Mapolsek Panakukang.
Lihat Juga :