Petani Sawit Sumut Bersemangat Melangkah ke Pasar Global: Lidi Sawit Jadi Andalan Baru

Jum'at, 28 Juni 2024 - 12:41 WIB
loading...
Petani Sawit Sumut Bersemangat...
Petani sawit Sumut mengikuti workshop yang diadakan oleh BPDPKS dan Aspekpir Indonesia di Asahan. Foto/Ist
A A A
ASAHAN - Petani sawit di Sumatera Utara (Sumut) kini memiliki peluang baru untuk meningkatkan penghasilan mereka. Melalui workshop yang diadakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia, para petani diajarkan cara mengolah lidi sawit menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai tinggi, bahkan siap untuk diekspor ke mancanegara.

Workshop bertema "Memperkuat Kelembagaan Petani Kelapa Sawit Melalui Pengembangan UKMK Kerajinan Lidi Sawit untuk Mendorong Lahirnya Home Industri Berbasis Kelapa Sawit" ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari perwakilan koperasi dan kelompok tani kelapa sawit.

Ketua DPD I Aspekpir Sumut, Syarifuddin Sirait, optimis bahwa workshop ini akan membawa manfaat besar bagi para petani sawit di wilayahnya. "Melalui pelatihan ini, petani diharapkan dapat menghasilkan produk-produk kreatif dan bernilai jual tinggi dari lidi sawit, yang selama ini hanya dianggap limbah," ujarnya.

Bupati Asahan, H. Surya B.Sc, melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Ir Hazairin MM, menyambut baik kolaborasi antara BPDPKS dan Aspekpir dalam meningkatkan kesejahteraan para petani sawit. "Ini merupakan langkah yang tepat untuk membuka peluang baru bagi petani dalam memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal," tuturnya.



Bendahara Umum Aspekpir Indonesia, Sutoyo menekankan potensi besar lidi sawit dan limbah kelapa sawit lainnya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. "Diperlukan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah agar usaha lidi sawit ini dapat berkembang pesat," jelasnya.

Sementara itu, Senior Analis Divisi UKMK BPDPKS, Anwar Sadat, menegaskan komitmen BPDPKS dalam mendukung kesejahteraan petani sawit. "Melalui program-program yang kami sediakan, kami ingin membantu petani meningkatkan daya saing dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik," ungkapnya.

Workshop ini tak hanya menghadirkan materi edukatif, tetapi juga sesi praktek pembuatan kerajinan lidi sawit. Para peserta diajari cara membuat berbagai produk menarik, seperti name tag, sandal, dan piringan lidi sawit. Tak hanya itu, Natassa Kusumawardany, Direktur Utama PT Wardani Agro Utama, turut memperkenalkan teknologi pengolahan lidi sawit yang mampu menghasilkan hingga 30 kg lidi per jam.

"Teknologi ini dapat membantu petani meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekspor lidi sawit ke pasar global," jelas Natassa. Ia pun membuka peluang kerja sama dengan petani sawit anggota Aspekpir untuk memasarkan lidi sawit ke luar negeri.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panen Raya Padi, Anggota...
Panen Raya Padi, Anggota DPRD Sumba Barat Daya dari Perindo Yusuf Bora: Pacu Produksi untuk Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani
2 Pejabat Disdik Sumut...
2 Pejabat Disdik Sumut Terjaring OTT Korupsi Dana BOS, Kejaksaan Sita Rp319 Juta
Jelang Lebaran, Operasi...
Jelang Lebaran, Operasi Pasar Bahan Pangan di Sumut Marak
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pelajar Kejuruan, SMKN 1 Denpasar Bangun Pusat Keunggulan
Mantan Gubernur Bengkulu...
Mantan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti Ditahan terkait Kasus Korupsi Izin Kebun Sawit
Petani Bojonegoro Tewas...
Petani Bojonegoro Tewas Tersambar Petir di Sawah
Datangi KPK, Pegiat...
Datangi KPK, Pegiat Antikorupsi JeJAK Sumut Sebut Kabupaten Langkat Darurat Korupsi
Pemuda Tani Indonesia...
Pemuda Tani Indonesia Jabar Siap Bersinergi dengan Pemda untuk Wujudkan Swasembada Pangan
2 Polisi di Sumut Terlibat...
2 Polisi di Sumut Terlibat Pemerasan Dana Alokasi Khusus SMK
Rekomendasi
Nagita Slavina Menangis...
Nagita Slavina Menangis Minta Maaf ke Rafathar Gegara Terlahir sebagai Anak Artis
PMII dan Tantangan Kaderisasi...
PMII dan Tantangan Kaderisasi di Era Ketidakpastian
Sistem Talun Khas Indonesia...
Sistem Talun Khas Indonesia Ditampilkan di Amesterdam lewat Kopi
Berita Terkini
3 Fakta Kabar RS Sardjito...
3 Fakta Kabar RS Sardjito Yogyakarta Beri THR Nakes Hanya 30%
4 jam yang lalu
Jalur Pantura Demak...
Jalur Pantura Demak Terendam Banjir Rob, Arus Mudik Tersendat
5 jam yang lalu
Arus Mudik di Jalur...
Arus Mudik di Jalur Pantura Cirebon Ramai Lancar Malam Ini
5 jam yang lalu
H-3 Lebaran, 88.000...
H-3 Lebaran, 88.000 Unit Kendaraan Lintasi Tol Cipali Menuju Jateng
5 jam yang lalu
Penumpang KA di Stasiun...
Penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang Dihibur Musik Piano Klasik
5 jam yang lalu
Jalur Arteri Kalimalang...
Jalur Arteri Kalimalang Kian Ramai Pemudik Malam Ini
6 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved