Soal Kematian Bocah 13 Tahun Afif Maulana, LBH Padang Tolak Pernyataan Kapolda Sumbar
Senin, 24 Juni 2024 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Indira, dalam proses penegakan hukum tidak ada prosedur penyiksaan baik kepada orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan hukum mengharamkan adanya tindakan penyiksaan dan kekerasan terhadap siapa pun. “Kami meminta Kapolda Sumbar setia kepada fakta-fakta tersebut,” ujarnya.
Indira menilai janggal keterangan Kapolda Sumbar yang akan menindak mereka yang memviralkan kasus kematian Afif Maulana. “Pernyataan ini sangat janggal, dan semakin menguatkan kecurigaan kami ada yang salah dengan situasi tersebut,” ucapnya.
Seharusnya, lanjut Indira, Kapolda bukan fokus mencari pelaku kasus kematian Afif Maulana bukan malah ingin melakukan kriminalisasi dan membungkam keadilan bagi korban dan keluarganya. Apalagi dia mendapat informasi paman korban didatangi orang yang mengaku wartawan TV dan memaksa membuka ponsel untuk memeriksa semua video di dalamnya.
Baca juga; Bolos, Puluhan Pelajar di Padang Diamankan Diduga Hendak Tawuran
Ibu korban merasa kecewa dan hancur karena menyadari jalan yang terjal untuk mencari keadilan atas kematian tragis anaknya. “Ibu korban menyatakan hatinya bisa terobati jikalau pelaku yang diduga melakukan penyiksaan dihukum berat,” kata Indira.
Indira menilai janggal keterangan Kapolda Sumbar yang akan menindak mereka yang memviralkan kasus kematian Afif Maulana. “Pernyataan ini sangat janggal, dan semakin menguatkan kecurigaan kami ada yang salah dengan situasi tersebut,” ucapnya.
Seharusnya, lanjut Indira, Kapolda bukan fokus mencari pelaku kasus kematian Afif Maulana bukan malah ingin melakukan kriminalisasi dan membungkam keadilan bagi korban dan keluarganya. Apalagi dia mendapat informasi paman korban didatangi orang yang mengaku wartawan TV dan memaksa membuka ponsel untuk memeriksa semua video di dalamnya.
Baca juga; Bolos, Puluhan Pelajar di Padang Diamankan Diduga Hendak Tawuran
Ibu korban merasa kecewa dan hancur karena menyadari jalan yang terjal untuk mencari keadilan atas kematian tragis anaknya. “Ibu korban menyatakan hatinya bisa terobati jikalau pelaku yang diduga melakukan penyiksaan dihukum berat,” kata Indira.
(wib)
Lihat Juga :