Hasil Tes Swab, 53 Tenaga Medis RSUP Sardjito Diyatakan Negatif
Jum'at, 01 Mei 2020 - 17:22 WIB
loading...
Hasil swab 53 tenaga medis RSUP Dr Sardjito yang menanggani pasien COVID-19 negatif. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - Hasil swab 53 tenaga medis RSUP Dr Sardjito yang menanggani pasien COVID-19 negatif. Kepastian ini setelah hasil swab 12 tenaga medis yang keluar, Kamis (30/4/2020) malam juga negatif.
Sebelumnya hasil swab, 41 tenaga medis, termasuk dokter spesialis dan dokter peserta didik yang keluar Rabu (29/4) juga negatif. Swab sendiri dilakukan Senin dan Selasa (27 dan 28/2020).
“Hasil swab yang keluar Kamis (30/4) malam pukul 19.00 WIB, 12 petugas medis lainnya menyusul negatif semua. Sehingga tidak ada tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito yang terinfeksi COVID-19,” kata Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, Jumat (1/5/2020).
Para tenaga medis itu menjalani swab karena awalnya pasien Covid-19 adalah pasien kanker dan saat dirapid test hasilnya non reaktif, sehingga saat menanggani mengunakan alat pelindung diri (APD) standar pasien non COVID-19. Termasuk untuk perawatannya tidak di bangsal isolasi.
Kemudian ada informasi, jika suami pasien itu, PDP yang dirawat di RSUD Sleman positif COVID-19. Untuk itu dilakukan rapid test kedua hasilnya reaktif dan ditindaklanjuti dengan swab lagi, hasil swab dinyatakan positif COVID-19, Kamis (23/4/2020). Pasien itu pun dipindah ke bangsal isolasi.
Sebelumnya hasil swab, 41 tenaga medis, termasuk dokter spesialis dan dokter peserta didik yang keluar Rabu (29/4) juga negatif. Swab sendiri dilakukan Senin dan Selasa (27 dan 28/2020).
“Hasil swab yang keluar Kamis (30/4) malam pukul 19.00 WIB, 12 petugas medis lainnya menyusul negatif semua. Sehingga tidak ada tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito yang terinfeksi COVID-19,” kata Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, Jumat (1/5/2020).
Para tenaga medis itu menjalani swab karena awalnya pasien Covid-19 adalah pasien kanker dan saat dirapid test hasilnya non reaktif, sehingga saat menanggani mengunakan alat pelindung diri (APD) standar pasien non COVID-19. Termasuk untuk perawatannya tidak di bangsal isolasi.
Kemudian ada informasi, jika suami pasien itu, PDP yang dirawat di RSUD Sleman positif COVID-19. Untuk itu dilakukan rapid test kedua hasilnya reaktif dan ditindaklanjuti dengan swab lagi, hasil swab dinyatakan positif COVID-19, Kamis (23/4/2020). Pasien itu pun dipindah ke bangsal isolasi.
Lihat Juga :