Meninggal dengan Status Reaktif, Warga KBB Dimakamkan Sesuai Protokol COVID-19
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
"Pemakaman dilakukan oleh petugas BPBD, pihak rumah sakit, dan desa. Pemakaman berjalan lancar dan kondusif serta dihadiri kepala desa, babinsa, dan pengurus RW," sebutnya. Sementara petugas BPBD yang ikut menguburkan Rudi Wibiksana mengaku, sebelum pemakaman dirinya sudah mengenakan APD lengkap. (Baca: Update Corona Jabar: Pasien Meninggal Dunia 161 Orang)
Bahkan usai kegiatan seluruh badannya disemprot disinfektan dan semua APD yang dikenakan dibakar. Kemudian atas perintah Kepala BPBD dirinya dengan dibantu aparat desa, RW, karang taruna, dan babinsa, babinkamtibmas, melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah tersebut.
"Selesai pemakaman kami menyemprotkan disinfektan di satu RW wilayah tersebut, termasuk rumah duka dan jalan-jalan yang dilewati. Total ada 200 liter disinfektan yang disemprotkan yang diharapkan bisa memutus mata rantai virus COVID-19," ucapnya.
Bahkan usai kegiatan seluruh badannya disemprot disinfektan dan semua APD yang dikenakan dibakar. Kemudian atas perintah Kepala BPBD dirinya dengan dibantu aparat desa, RW, karang taruna, dan babinsa, babinkamtibmas, melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah tersebut.
"Selesai pemakaman kami menyemprotkan disinfektan di satu RW wilayah tersebut, termasuk rumah duka dan jalan-jalan yang dilewati. Total ada 200 liter disinfektan yang disemprotkan yang diharapkan bisa memutus mata rantai virus COVID-19," ucapnya.
(don)
Lihat Juga :