Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota, Jakarta Tarik Investasi lewat JIF 2024
Kamis, 20 Juni 2024 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
JIF 2024 menawarkan 35 proyek infrastruktur dengan nilai total Rp325 triliun dari 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) DKI Jakarta yang terbuka bagi kolaborasi investasi sektor swasta maupun
Pemerintah dari dalam maupun luar negeri. "Proyek-proyek investasi yang dapat dikerjasamakan dengan calon investor meliputi proyek-proyek milik BUMD, BLUD pada sektor transportasi, infrastruktur, serta inisiatif proyek-proyek kerjasama dengan pihak swasta di sektor properti, pariwisata, telekomunikasi, dan ekonomi sekunder," katanya.
"Kalau kita bicara ekonomi nasional, maka Jakarta mempunyai peranan yang sangat besar terhadap PDB Indonesia dan kalau kita lihat lagi lebih mendalam ekonomi Jakarta, investasi itu posisinya sangat besar. Secara komponen saja, investasi menopang sekitar 36% dari PDB Jakarta," papar Sahminan.
Ia menegaskan, pihaknya mempromosikan berbagai proyek potensial di Jakarta yang mendukung isu lingkungan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ia menyebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan 5 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Luar Negeri yakni Singapura, Tokyo, Beijing, London, dan New York, untuk mempublikasikan event ini serta mempromosikan proyekproyek dimaksud kepada calon investor potensial.
"Melalui kantor-kantor perwakilan tersebut, Bank Indonesia turut serta secara konsisten mendukung mempromosikan berbagai proyek investasi, termasuk agenda JIF 2024," ungkap Sahminan.
Di tengah masih tingginya risiko gejolak perekonomian global, pemulihan ekonomi Jakarta masih terus berlanjut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada tahun 2024 diprakirakan masih tetap kuat yaitu tumbuh pada kisaran 4,8%s.d. 5,6%, yang tentunya juga didukung oleh kinerja investasi Jakarta. Sahminan berharap, Jakarta Investment Festival (JIF) 2024 dapat merangkul lebih banyak pihak untuk dapat memiliki pemahaman lebih lanjut mengenai potensi besar perekonomian Jakarta pascapemindahan Ibu Kota ke IKN.
Melalui JIF 2024, Pemprov DKI Jakarta bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta juga memiliki optimisme tinggi akan peningkatan kolaborasi dan investasi di Jakarta sebagai upaya untuk menuju Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing dan tetap menjadi lokomotif utama mendukung Indonesia Emas 2045, sebagaimana tema JIF 2024, 'Global City Notion for a Golden Nation'.
Pemerintah dari dalam maupun luar negeri. "Proyek-proyek investasi yang dapat dikerjasamakan dengan calon investor meliputi proyek-proyek milik BUMD, BLUD pada sektor transportasi, infrastruktur, serta inisiatif proyek-proyek kerjasama dengan pihak swasta di sektor properti, pariwisata, telekomunikasi, dan ekonomi sekunder," katanya.
Investasi Genjot Perekonomian Jakarta
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Sahminan mengungkapkan, investasi memiliki peranan penting dalam memperkuat perekonomian, tidak hanya perekonomian Jakarta, namun juga perekonomian nasional. Oleh karenanya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Jakarta Investment Festival (JIF) 2024, sebagai wujud sinergi Pemprov DKI Jakarta dan Bank Indonesia dalam Komite Investasi Jakarta."Kalau kita bicara ekonomi nasional, maka Jakarta mempunyai peranan yang sangat besar terhadap PDB Indonesia dan kalau kita lihat lagi lebih mendalam ekonomi Jakarta, investasi itu posisinya sangat besar. Secara komponen saja, investasi menopang sekitar 36% dari PDB Jakarta," papar Sahminan.
Ia menegaskan, pihaknya mempromosikan berbagai proyek potensial di Jakarta yang mendukung isu lingkungan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ia menyebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan 5 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Luar Negeri yakni Singapura, Tokyo, Beijing, London, dan New York, untuk mempublikasikan event ini serta mempromosikan proyekproyek dimaksud kepada calon investor potensial.
"Melalui kantor-kantor perwakilan tersebut, Bank Indonesia turut serta secara konsisten mendukung mempromosikan berbagai proyek investasi, termasuk agenda JIF 2024," ungkap Sahminan.
Di tengah masih tingginya risiko gejolak perekonomian global, pemulihan ekonomi Jakarta masih terus berlanjut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada tahun 2024 diprakirakan masih tetap kuat yaitu tumbuh pada kisaran 4,8%s.d. 5,6%, yang tentunya juga didukung oleh kinerja investasi Jakarta. Sahminan berharap, Jakarta Investment Festival (JIF) 2024 dapat merangkul lebih banyak pihak untuk dapat memiliki pemahaman lebih lanjut mengenai potensi besar perekonomian Jakarta pascapemindahan Ibu Kota ke IKN.
Melalui JIF 2024, Pemprov DKI Jakarta bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta juga memiliki optimisme tinggi akan peningkatan kolaborasi dan investasi di Jakarta sebagai upaya untuk menuju Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing dan tetap menjadi lokomotif utama mendukung Indonesia Emas 2045, sebagaimana tema JIF 2024, 'Global City Notion for a Golden Nation'.
Rangkaian JIF 2024
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola (UP) Jakarta Investment Centre (JIC), Tona Hutauruk, menjelaskan gelaran JIF 2024 kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana rangkaian kegiatan yang digelar lebih beragam dan berdampak luas. Selain itu, JIF 2024 juga akan kembali mengundang mitra potensial nasional maupun internasional, untuk berpartisipasi dalam pembangunan Jakarta ke depan.Lihat Juga :