Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota, Jakarta Tarik Investasi lewat JIF 2024
Kamis, 20 Juni 2024 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
"JIF menghadirkan serangkaian acara yang berdampak luas dan semua itu dikemas dalam satu kesatuan yakni Jakarta investment Festival," ungkap Tona.
Tidak hanya itu, JIF 2024 juga diharapkan membuka mata dunia bahwa Jakarta adalah kota yang penuh peluang, tidak hanya menawarkan lingkungan ramah bisnis dan investasi, tetapi juga pasar yang besar dan potensial. "Harapan kita, rangkaian kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, juga meningkatkan awareness sekaligus mempromosikan Jakarta ke dunia luar, bahwa Jakarta merupakan suatu kota tujuan Anda untuk berinvestasi, masih ramah bisnis dan investasi, serta terus berupaya menuju Global City," tutup Tona.
Adapun Rangkaian JIF 2024 terdiri dari 7 kegiatan yang diselenggarakan sepanjang Juni sampai September 2024. Ketujuh acara tersebut meliputi:
1. JIF Networking Night (19 Juni 2024)
2. Unlocking Capital for Sustainability (UCFS) Indonesia dengan tema “Integrating Sustainable Finance: A Nation in Transition” (20 Juni 2024)
3. JIF Talks 1 dengan tema “Capitalizing on Government Asset in Jakarta” (27 Juni 2024)
4. JIF Class dengan tema 'Carbon Trade 101 in Indonesia' (4 Juli 2024)
5. JIF Exhibition 1 (9-10 Juli 2024) & JIF Exhibition 2 (1-2 Agustus)
6. JIF Talks 2 dengan tema 'Optimalisasi Investasi Digital Ekonomi di Jakarta' (5 Agustus 2024)
7. JIF Summit dengan tema 'Global City Notion for A Golden Nation' (6 September 2024)
Dalam gelaran JIF 2024, 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) DKI Jakarta pun siap menawarkan proyek-proyek andalan mereka. Kesepuluh BUMD dan BLUD yang berpartisipasi meliputi PT. MRT Jakarta, PT. Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), PT. Jakarta Propertindo (Jakpro), Perumda Sarana Jaya, PT. Pembangunan Jaya Ancol, Perumda PalJaya, PT. Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board), PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Perumda PAM Jaya, dan Jakarta Asset Management Centre (JAMC).
Adapun proyek yang ditawarkan antara lain: pembangunan mixed use di Blok M, LRT Jakarta Fase 2A, Apartemen Palm Court, Ancol Timur, serta Hotel dan Akademi E-Sport. Tak sebatas pembangunan, proyek juga menawarkan kolaborasi investasi berupa kerja sama manajemen kawasan industri JIEP, dan pemanfaatan aset pemerintah yang idle seperti GOR Bulungan dan Terminal Kampung Rambutan.
Tidak hanya itu, JIF 2024 juga diharapkan membuka mata dunia bahwa Jakarta adalah kota yang penuh peluang, tidak hanya menawarkan lingkungan ramah bisnis dan investasi, tetapi juga pasar yang besar dan potensial. "Harapan kita, rangkaian kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, juga meningkatkan awareness sekaligus mempromosikan Jakarta ke dunia luar, bahwa Jakarta merupakan suatu kota tujuan Anda untuk berinvestasi, masih ramah bisnis dan investasi, serta terus berupaya menuju Global City," tutup Tona.
Adapun Rangkaian JIF 2024 terdiri dari 7 kegiatan yang diselenggarakan sepanjang Juni sampai September 2024. Ketujuh acara tersebut meliputi:
1. JIF Networking Night (19 Juni 2024)
2. Unlocking Capital for Sustainability (UCFS) Indonesia dengan tema “Integrating Sustainable Finance: A Nation in Transition” (20 Juni 2024)
3. JIF Talks 1 dengan tema “Capitalizing on Government Asset in Jakarta” (27 Juni 2024)
4. JIF Class dengan tema 'Carbon Trade 101 in Indonesia' (4 Juli 2024)
5. JIF Exhibition 1 (9-10 Juli 2024) & JIF Exhibition 2 (1-2 Agustus)
6. JIF Talks 2 dengan tema 'Optimalisasi Investasi Digital Ekonomi di Jakarta' (5 Agustus 2024)
7. JIF Summit dengan tema 'Global City Notion for A Golden Nation' (6 September 2024)
Dalam gelaran JIF 2024, 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) DKI Jakarta pun siap menawarkan proyek-proyek andalan mereka. Kesepuluh BUMD dan BLUD yang berpartisipasi meliputi PT. MRT Jakarta, PT. Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), PT. Jakarta Propertindo (Jakpro), Perumda Sarana Jaya, PT. Pembangunan Jaya Ancol, Perumda PalJaya, PT. Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board), PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Perumda PAM Jaya, dan Jakarta Asset Management Centre (JAMC).
Adapun proyek yang ditawarkan antara lain: pembangunan mixed use di Blok M, LRT Jakarta Fase 2A, Apartemen Palm Court, Ancol Timur, serta Hotel dan Akademi E-Sport. Tak sebatas pembangunan, proyek juga menawarkan kolaborasi investasi berupa kerja sama manajemen kawasan industri JIEP, dan pemanfaatan aset pemerintah yang idle seperti GOR Bulungan dan Terminal Kampung Rambutan.
(abd)
Lihat Juga :