alexametrics

Kapal Feri Karam, Enam Mobil Ikut Tenggelam

loading...
Kapal Feri Karam, Enam Mobil Ikut Tenggelam
Kapal Feri KM Seluang tenggelam di Sungai Kapuas pada Senin malam (22/4/2019). Peristiwa ini terjadi di Sungai Ayak, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Foto iNews TV/Uun Y
A+ A-
SEKADAU - Kapal Feri KM Seluang tenggelam di Sungai Kapuas pada Senin malam (22/4/2019). Peristiwa ini terjadi di Sungai Ayak, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Peristiwa terjadi saat kapal feri hendak menuju Dermaga Sungai Asam. Akibat peristiwa ini enam kendaraan yang sedang diangkut ikut tenggelam ke dalam sungai.

Tenggelamnya kapal feri tersebut sempat terekam video amatir warga. Terlihat warga berusaha menyelamatkan seorang penumpang yang tenggelam .

Kapal Feri yang beroperasi sejak awal Januari 2019 ini melayani penyeberangan orang dan kendaraan dari dermaga Sunyat di Desa Sungai Ayak Satu menuju Dermaga Sungai Asam di Desa Sungai Ayak Dua. Kedua desa tersebut dibatasi oleh Sungai Kapuas.



Dari informasi di lapangan penyebab tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Namun dugaan sementara kapal tenggelam lantaran muatan yang tidak stabil.

Kapten kapal milik PT ASDP Kapten Bambang Edi mengatakan, awalnya kapal berangkat dari Dermaga Sunyat dengan muatan delapan kendaraan dengan jumlah penumpang dan ABK lebih dari 20 orang. Setelah beberapa menit berlayar kapal mengalami kemiringan.

Sehingga membuat kapten memutuskan kembali ke dermaga namun belum sempat kembali ke dermaga kapal terus miring. Akibatnya dua kendaraan sempat keluar namun dua sisanya masih terjebak hingga akhirnya tenggelam. Tenggelamnya kapal tersebut membuat warga sekitar demaga panik pihak kepolisian langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi yang langsung turun ke lokasi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tenggelamnya kapal tersebut dan polisi juga masih merinci jumlah kerugian.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak